Breaking News:

Kejari Sudah Periksa 9 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos Covid-19 di Samosir

Kejari Samosir terus melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi Dana Bansos Covid19 dengan dua tersangka Sekda Samosir Jabiat Sagala dan Plt Kadishub

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
HO/Tribun Medan
Sekda Samosir Jabiat Sagala, ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana Bansos Covid-19. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir terus melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi Dana Bansos Covid-19 yang berujung penetapan tersangka terhadap Sekda Samosir Jabiat Sagala dan Plt Kepala Dinas Perhubungan Samosir Sardo Sirumapea.

"Sampai sekarang, perkembangannya kita sedang masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan sambil kita menunggu perhitungan kerugian negara dari Inspektorat provinsi," ujar Kasi Intel Kejari Samosir Tulus Tampubolon saat dikonfirmasi Tribunmedan.id, Selasa (9/3/2021).

Ia menyampaikan sejauh ini penyidik sudah memeriksa sembilan orang saksi.

Ia pun tak menampik kemungkinan adanya saksi yang bakal ditingkatkan statusnya menjadi tersangka dalam perkara ini.

"Temuannya, kita masih mencari korelasi keterangan para saksi, dan nanti kita buktikan di persidangan lah. Namun, tidak tertutup bahwa saksi ini bisa menjadi tersangka dalam kasus ini. Kita sudah panggil dinas terkait, misalnya BPBD, Koperindag. Sampai sekarang sudah ada 9 saksi," lanjut Tulus Tampubolon.

Terkait proses hukum kedua tersangka, Jabiat Sagala dan Sardo Sirumapea, hingga kini pihaknya tidak melakukan penahanan.

"Tersangka belum kita panggil untuk mengambil keterangan. Hingga saat ini, para tersangka itu masih kooperatif sehingga kejaksaan belum ada melakukan penahanan. Kooperatif itu kalau kita panggil, ia datang. Tidak ada menghilangkan barang bukti dan sejenis lainnya," sambung Tulus Tampubolon.

Sebelumnya, telah diberitakan bahwa Kejari Samosir menetapkan Sekda Kabupaten Samosir, Jabiat Sagala, menjadi tersangka.

Dia ditetapkan tersangka dalam dugaan penyalahgunaan dana Covid-19.

Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, mengatakan, selain Sekda Samosir, penyidik juga menetapkan tersangka terhadap Plt Kepala Dinas Perhubungan Samosir Sardo Sirumapea.

"Itu kasus dana Covid-19, sudah ditetapkan tersangka sekdanya sama Plt Kadis Perhubungan. Penerapannya langsung oleh Kejari Samosir dan diterbitkan oleh Kejari Samosir," ujar Kasi Penkum Kejati Sumatera Utara, Sumanggar Siagian saat dikonfirmasi pada Kamis (17/2/2021).

Ia menuturkan penetapan tersangka pada hari Rabu (16/2/2021) dan sedang menunggu kapan sidang di Pengadilan Tipikor PN Medan.

"Penetapannya kemarin pada tanggal 16 Februari. Ini masih penetapan, kalau untuk sidang, belum," lanjut Sumanggar.

Hingga saat ini, proses hukum masih tetap berjalan, memperdalam penyidikan bagi kedua tersangka.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved