Mengenal Senjata Perang Kuno yang Konon Mampu Keluarkan Petir, Hingga Sisi Lain Mahatma Gandhi

Dalam bahasa Sanskerta, kata vajra didefinisikan sebagai sesuatu yang keras atau kuat, seperti sifat yang ada pada berlian.

Editor: Abdi Tumanggor
ISTIMEWA VIA INTISARI
Senjata Perang Kuno yang Keluarkan Petir. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Dalam bahasa Sanskerta, kata vajra didefinisikan sebagai sesuatu yang keras atau kuat, seperti sifat yang ada pada berlian.

Ini dapat diartikan sebagai perlambangan keadaan pengetahuan dan pencerahan yang tak dapat ditembus, tak tergoyahkan dan tak bisa dihancurkan.

Dilansir pada Ancient Origins, teks kuno menunjukkan bahwa vajra tidak selalu berarti simbol kedamaian, namun sebaliknya: menjadi penghancur.

Senjata perang ini pertama kali muncul di India kuno sebagai senjata utama milik para Dewa.

Vajra tradisional
Vajra tradisional (Ancient Origins)

Cerita berawal bahwa suatu ketika Asura, Namuchi dan Vritra, para iblis yang jahat menghilangkan segala cahaya dan kelembaban dari Bumi.

Hal itu menjadi petaka serius karena menjadikan Bumi tempat yang tak ramah bagi makhluk hidup.

Dewa Indra yang melawan iblis tak dapat mencapai kemenangan dan akhirnya meminta bantuan Wisnu.

Wishnu memberitahunya bahwa hanya senjata yang tidak padat atau cair yang bisa membunuh para iblis.

Vajra dengan cabang terbuka
Vajra dengan cabang terbuka (Ancient Origins)

Senjata itu adalah vajra yang konon mampu memancarkan petir.

Dengan bantuan senjata ini, akhirnya Indra dapat memusnahkan Namuchi dan Vritra serta mengembalikan cahaya ke bumi.

Sebagai senjata yang cara memakainya dengan dilempar, petir yang muncul tidak bisa dihancurkan.

Ia menyala seperti bola api yang melesat di langit, dalam pusaran halilintar, api, dan kilat.

Vajra
Vajra (Humans Are Free)

Vajra digambarkan sebagai poros logam dengan tiga, lima atau sembilan cabang yang berasal dari bunga teratai di kedua ujungnya.

Legenda Buddha menunjukkan bahwa Shakyamuni, Sang Buddha sendiri, mengambil vajra dari Indra dan memaksanya untuk menutupnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved