Breaking News:

Erupsi Gunung Sinabung

Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Pagi Ini Dua Kali Terpantau Semburkan Debu

Gunung Sinabung di Kabupaten Tanahkaro terpantau dua kali mengalami erupsi dan semburkan debu

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
HO
Gunung Sinabung kembali mengalami erupsi pada Kamis (11/3/2021). Sejak pagi, Sinabung sudah mengalami dua kali erupsi. 

TRIBUN-MEDAN.com,SIMPANGEMPAT-Pasca mengalami Awan Panas Guguran (APG) beberapa waktu lalu, saat ini kondisi aktivitas Gunung Sinabung masih terus fluktuatif.

Diketahui, beberapa hari terakhir Gunung Sinabung kembali mengalami peningkatan aktivitas yang cukup signifikan. 

Terbaru, gunung api tertinggi di Sumatera Utara tersebut kembali mengalami erupsi pada Kamis (11/3/2021) pagi.

Baca juga: Pascaguguran Beruntun, 12 Jam Terakhir Gunung Sinabung Mengalami Dua Kali Guguran

Tercatat, Gunung Sinabung erupsi dua kali.

"Aktivitas Gunung Sinabung masih terus fluktuatif, dan sejak Kamis pagi sudah dua kali erupsi," kata pengamat Gunung Sinabung Armen Putra. 

Armen menjelaskan, untuk erupsi pertama pihaknya mencatat terjadi sekira pukul 07.37 WIB.

Dirinya mengatakan, pada erupsi pertama hari ini Gunung Sinabung mengeluarkan material berupa abu vulkanik setinggi kurang lebih 1.000 meter dari puncak gunung. 

"Untuk erupsi pertama, kolom abu condong mengarah ke arah barat daya dan barat. Erupsi ini terekam di alat pendeteksi getaran atau seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm, dengan durasi kurang lebih lima menit 38 detik," katanya. 

Selanjutnya, beberapa saat berselang, petugas di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sinabung kembali mencatat adanya erupsi.

Gunung Sinabung kembali mengalami aktivitas awan panas guguran, pada Selasa (2/3/2021).
Gunung Sinabung kembali mengalami aktivitas awan panas guguran, pada Selasa (2/3/2021). (Nasrul / Tribun Medan)

Armen menjelaskan, erupsi kedua tersebut terjadi sekira pukul 07.45 WIB. 

Dirinya mengungkapkan, pada erupsi kedua itu, Gunung Sinabung memuntahkan material abu vulkanik setinggi kurang lebih 700 meter dari puncak gunung.

Ia mengatakan, pada erupsi ini pihaknya mencatat amplitudo maksimum 26 mm, dengan durasi selama dua menit 47 detik. 

Baca juga: Abul Vulkanik Gunung Sinabung Sampai ke Provinsi Aceh

"Untuk erupsi kedua ini, kolom abunya lebih rendah, dan condong mengarah ke arah barat dan barat laut," ungkapnya. 

Lebih lanjut, dirinya mengatakan sampai saat ini kondisi Gunung Sinabung masih terus fluktuatif.

Sehingga potensi untuk kembali terjadi erupsi dan APG dapat terjadi sewaktu-waktu.(cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved