Minta Suami Bekerja Agar Bisa Nafkahi Keluarga, Istri Malah Ditikam Hingga Nyaris Tewas di Marelan

Seorang suami tega menikam istrinya sendiri hanya karena diminta untuk bekerja agar bisa nafkahi keluarga

Editor: Array A Argus
HO
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dimana seorang suami tega menikam istrinya lantaran diminta untuk bekerja. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Sriwanti (38) warga Jalan Pasar IV Barat, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan nyaris tewas.

Dia terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Wulan Windi Marelan setelah ditikam oleh SW (40), yang tak lain merupakan suaminya.

Menurut informasi yang diperoleh www.tribun-medan.com Kamis (11/3/2021), insiden memilukan ini terjadi pada Selasa (9/3/2021) kemarin.

Baca juga: SADIS, Guru Ngaji Wanita Ditikami Pakai Sangkur, Anaknya yang Masih Berusia 14 Tahun Ikut Dibunuh

Saat itu, SW yang tak punya pekerjaan tetap meminta uang pada Sriwanti.

Namun, Sriwanti tidak memberikannya.

Korban meminta agar suaminya itu bekerja, agar bisa menafkahi istri dan ketiga anaknya.

Lantaran tidak terima dinasehati, SW malah naik pitam.

Baca juga: FAKTA BARU Mahasiswi Tikam Pria Teman Kencan hingga Tewas Kehabisan Darah, ternyata Tidak Hamil

Dia mengeluarkan pisau yang sering dibawanya kemana-mana, lalu menikamkannya ke wajah dan kepala korban.

Sontak, korban pun teriak sekuat tenaga hingga mengundang perhatian warga.

Mendengar ada suara minta tolong, warga berlari ke rumah Sriwanti.

Saat itu Sriwanti sudah berlumuran darah, sementara SW sudah melarikan diri. 

Baca juga: Pengakuan Wanita (Mahasiswi) AS Tikam Cowoknya Seorang Selebgram hingga Tewas, Mengaku Dihamili

Menurut keterangan Lala (18), Putri korban, ibunya sudah sering dianiaya oleh sang ayah tiri.

Selama ini, SW memang malas bekerja dan cuma tahu meminta uang pada Sriwanti. 

"Dia tidak senang disuruh kerja. Mama capek selama ini kerja jualan sendiri, dia mau enaknya saja," kata Lala. 

Hampir saban hari, sambung Lala, ayah tirinya itu bertindak kasar ketika tidak diberi uang.

Baca juga: Peminum Tuak Terkapar Dihujami Tikaman oleh Temannya, Sempat Minta Tolong Sebelum Tewas

Sudah berulangkali pula ibunya kerap dianiaya oleh SW. 

"Dia sering mengancam ibu pakai senjata tajam. Senjata itu pun sering dibawanya kemana-mana," kata Lala.

Terkait peristiwa ini, www.tribun-medan.com masih berupaya mengonfirmasi pejabat di Polsekta Medan Labuhan.(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved