Breaking News:

Tribun Wiki

Kisah Pilu di Balik Keindahan Batu Marompa, Konon Terbentuk karena Kutukan Terhadap Sepasang Kekasih

Batu Marompa atau yang berarti batu yang menggendong berada di Desa Tamba Dolok, Kecamatan Sitio-Tio, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

TRIBUN MEDAN / Istimewa
Pengunjung sedang duduk di atas Batu Marompa yang berada di Desa Tamba Dolok, Kecamatan Sitio-Tio, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. 

Laporan wartawan Tribun Medan / Muhammad Anil Rasyid

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Batu Marompa atau yang berarti batu yang menggendong berada di Desa Tamba Dolok, Kecamatan Sitio-Tio, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Sepintas dua batu besar yang tersusun itu memang terlihat seperti laiknya orang yang sedang bergendongan.

Lokasi ini merupakan objek wisata berfoto dengan latar belakang pemandangan alam.

Di balik keindahan spot wisata ini, terselip kisah pilu tentang Batu Marompa.

Konon, Batu Marompa terbentuk akibat kutukan alam.

Menurut cerita masyarakat sekitar, ada sepasang kekasih yang memiliki hubungan satu marga.

Sementara dalam suku Batak yang menganut sistem kekerabatan parilineal, hubungan ini tentu saja dianggap tabu.

Alhasil, sepasang kekasih yang masih satu marga itu dilarang menjalin hubungan.

Namun, pepatah “cinta itu buta” sepertinya menimpa kedua insan yang tengah dimabuk asmara ini.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved