News Video

505 Tenaga Pendidik TK hingga SMP Negeri Sekota Medan Divaksinasi

Memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona, Pemerintah memberikam vaksin kepada tenaga pendidik.

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona, Pemerintah memberikam vaksin kepada tenaga pendidik. Hal ini juga sebagai upaya Pemerintah untuk menormalisasikan kegiatan belajar dan mengajar secara tatap muka.

Kepala Sekolah SMP Negeri 11 Medan, Bambang sudewo, mengatakan sebanyak 505 Tenaga Pendidikan mengikuti kegiatan vaksinasi di Aula Sekola Menengah Pertama Negeri 11 Medan, di Jalan Budi Kemenangan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Sambungnya, vaksinasi ini hanya diselenggarakan pada hari ini saja, Senin (13/3), dari pagi hingga sore hari.

"Vaksinasi ini dimulai tadi pagi, pukul 08.00 WIB. Jadi ini vaksinasi yang pertama sejumlah 505," ujarnya.

Jadi semua peserta vaksinasi ini dari Dinas Pendidikan Kota Medan. Seperti pengawas sekolah, Kepala Sekolah tingkat Tk, SD hingga SMP negeri sekota Medan.

"Jadi kami bersyukur adanya vaksinasi ini ya, yang dikoordinasi oleh dinas. Sehingga kami tidak mengantre banyak di puskesmas masing-masing," ujarnya.

Lanjutnya mengatakan, sangat berterimakasih sekali kepada dinas Kesehatan. Sementara itu, untuk vaksinasi kedua belum diketahui kapan dan di mana tempatnya.

"Yang jelas ini daftar sudah ada, kita bisa pergi semua ke puskesmas Kota Medan dengan menunjukkan sertifikat vaksinasi yang sudah diberikan," tuturnya.

Ia juga menjelaskan untuk vaksinasi siswa belum diketahui kapan waktunya. Namun, nantinya akan dikoordinasikan dengan dinas kesehatan Medan.

Sementara, satu di antara peserta vaksinasi yang merupakan Pengawas Sekolah, Srianta, menanggapi, pertama alasan datang untuk divaksinasi, karena menjalankan aturan pemerintah untuk melakukan vaksinasi semuanya. Ia juga menceritakan, pertama sangat khawatir ketika divaksin.

"Ya pertama ada laha rasa khawatir, namun namanya juga ini anjuran pemerintah untuk mencegah wabah penyakit. Ya kita harus semangat," tuturnya.

Lanjutnya berharap penyelenggaraan vaksinasi ini, bisa bwrjalan baik dan tertib. Karena, vaksinasi kali ini diikuti oleh kepala sekolah juga dan pengawas sekolah. Makanya, terlihat banyak yang hadir untuk vaksinasi.

Ia juga mengatakan, perencanaan belajar mengajar tatap muka direncanakan pemerintah di bulan juni atau ajaran baru. Namun, itu semua masih direncanakan. Lanjutnya mengatakan, untuk kendala sistem belajar daring pasti ada.

"Karena kalau daring ini, ada orang tuanya yang di pelosok pelosok, pasti saja hp nya itu untuk kerja orang tuanya. Jadi hambatannya juga di sana. Namun, ada juga yang tidak ada memiliki gawai untuk belajar daring," katanya.

(cr22/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved