Breaking News:

Akibat Sistem Zonasi, Ratusan Lulusan SD di Siantar Kesulitan Masuk SMP Negeri

Dinas Pendidikan Pematangsiantar dibuat bingung dengan sistem zonasi yang dipakai dalam menentukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2021 ini

TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Seorang pengendara melintas di Kantor Dinas Pendidikan Jalan Siatas Barita, Kota Pematangsiantar 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Dinas Pendidikan Pematangsiantar dibuat bingung dengan sistem zonasi yang dipakai dalam menentukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2021 ini.

Sebab, di salah satu kecamatan di Siantar, jumlah SMP Negeri tak sebanding untuk mengakomodasi lulusan SD Negeri.

Disdik Siantar menyebut masalah itu ada di Kecamatan Siantar Martoba. Diperkirakan para pelajar yang lulus SD bakal kesulitan mencari SMP Negeri terdekat.

Kabid Paud dan Dikdas pada Disdik Pematangsiantar, Lusamti Simamora mengatakan siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Siantar Martoba yang akan menamatkan tugas belajarnya sejumlah 660 orang.

"Lulusan SD di Kecamatan Siantar Martoba ada 660 orang. Mereka kemudian akan naik jenjang ke SMP. Tapi kalau mau masuk negeri harus mengacu sistem zonasi yang pemerintah pusat, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 1 Tahun 2021," ujar Lusamti.

Lusamti Simamora yang ditemui di ruangan kerjanya, Senin (15/03/2021) siang menjabarkan, dengan sistem zonasi, peserta didik baru yang diutamakan diterima di SMP Negeri adalah calon siswa yang domisilinya lebih dekat dengan sekolah yang dituju.

Masalahnya, di Kecamatan Siantar Martoba hanya ada satu SMP Negeri, yakni SMP Negeri 9 yang letaknya di pinggiran Siantar Martoba, persisnya di Kelurahan Sumber Jaya. Sementara, calon siswa SMP tahun 2021 yang berdomisili di 6 kelurahan lainnya tergolong cukup jauh.

Alhasil bila diterapkan sistem zonasi, maka para pelajar SD tidak akan bisa masuk ke SMP Negeri.

"Banyak anak-anak yang di (Kelurahan) Tanjung Pinggir terhalang masuk SMP Negeri. Karena terhalang dengan zonasi," ujar Lusamti Simamora.

Halaman
123
Penulis: Alija Magribi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved