Breaking News:

Hati-hati, Jalan Utama Desa Lumban Rau Masih Tertimbun Lumpur, Petugas Masih Berjaga

Material longsor menimbun jalan utama Desa Lumban Rau sejak Sabtu (13/3/2021) kemarin. Aktivitas warga terganggu

TRIBUN MEDAN
Petugas kepolisian bersama aparat terkait melakukan pembersihan material longsor di Desa Lumban Rau, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, Senin (15/3/2021).(TRIBUN MEDAN/MAURITS) 

TRIBUN-MEDAN.com,BALIGE-Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Toba sejak Sabtu (13/3/2021) kemarin menyebabkan longsor di jalan utama di Desa Lumban Rau, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba.

Tak pelak, material longsor berupa lumpur menutup badan jalan hingga mengganggu aktivitas warga.

Menurut Kapolsek Habinsaran Iptu Esron Napitupulu, sejak insiden longsor terjadi, pihaknya sudah mengerahkan alat berat ke lokasi. 

Baca juga: POS POLISI ROBOH Karena Longsor, Brigadir Andhika Jadi Korban Tertimbun Runtuhan Bangunan

"Panjang longsoran sekitar 50 meter. Jadi jalan di lokasi tertutup totak," kata Esron, Senin (15/3/2021).

Dia mengatakan, karena jalan yang tertimbun material longsor ini merupakan akses utama bagi warga desa, polisi bersama pihak terkait mulai melakukan pembersihan di lokasi.

Namun, kata Esron, karena material lumpur yang menutup badan jalan cukup tebal, pihaknya pun mengimbau agar warga bersabar. 

Baca juga: IDENTITAS 3 Korban Tewas dan 16 Orang yang Masih Hilang Tertimpa Tanah Longsor di Jawa Timur

"Kami bersama petugas TNI juga melakukan pembersihan dengan alat pertanian, seperti cangkul dan sekop. Harapannya, jalan utama ini bisa segera dilalui," kata Esrom.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toba dr Pontas Batubara mengatakan longsor terjadi akibat minimnya pohon penahan di pinggiran tebing.

Sehingga, kata Pontas, ketika hujan deras mengguyur, tanah dengan mudah terbawa oleh air. 

Baca juga: DETIK-detik Petugas Tangkap Harimau Putih Sinka Zoo yang Lepas saat Terjadi Longsor

"Kami turut mengimbau warga agar lebih berhati-hati. Dari pengamatan kami, longsor terjadi karena tidak adanya pohon penyangga, sehingga air hujan dengan mudah membawa material tanah ke bawah," pungkas Pontas.(cr3)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved