Breaking News:

Khazanah Islam

Tata Cara Sholat Taubat Nasuha pada Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan Niat & Doa

Seperti diketahui, Malam Nisfu Sya'ban di tahun 2021 ini dimulai Minggu 28 Maret 2021 sejak azan Magrib berkumandang.

Gambar oleh Sharon Ang dari Pixabay
Sholat - Tata Cara Sholat Taubat Nasuha pada Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan Niat & Doa 

TRIBUN-MEDAN.com - Shalat Taubat atau Sholat Taubat menjadi satu di antara amalan yang bisa dilakukan di Malam Nisfu Syaban.

Seperti diketahui, Malam Nisfu Syaban di tahun 2021 ini dimulai Minggu 28 Maret 2021 sejak azan Magrib berkumandang.

Baca juga: Bacaan Doa Agar Dagangan Laris, Amalkan Setelah Sholat, Lengkap Latin dan Terjemahannya

Baca juga: Lengkap Niat Puasa Rajab, Bacaan Doa Buka Puasa Rajab dan Bacaan Puasa Qadha Ramadan

Malam Nisfu Syaban bisa menjadi momentum untuk melaksanakan Shalat Taubat dan meminta ampunan atas segala dosa yang pernah dilakukan.

Shalat Taubat adalah salah satu solat sunnah untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa.

Tentu saja Allah SWT hanya akan mengampuni dosa-dosa orang yang memohon ampun dengan sungguh-sungguh atau Taubatan Nasuha.

Baca juga: Waktu Mustajab Berdoa, Bacaan Doa dan Amalan-amalan Malam Jumat Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Baca juga: Bacaan Doa dan Zikir yang Selalu Dipanjatkan Nabi Isa Tiap Pagi, Lengkap Dengan Keutamaannya

Kata taubat berarti kembali kepada Allah swt, serta berjanji tidak akan mengulang kembali (dosa yang telah dilakukan).

Allah SWTsangat menyukai orang-orang yang bertaubat sebagaimana yang difirmankan dalam QS. Al-Baqarah ayat 22 yang berbunyi:

الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ فِرَاشًا وَّالسَّمَاۤءَ بِنَاۤءً ۖوَّاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۚ فَلَا تَجْعَلُوْا لِلّٰهِ اَنْدَادًا وَّاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

allażī ja'ala lakumul-arḍa firāsyaw was-samā`a binā`aw wa anzala minas-samā`i mā`an fa akhraja bihī minaṡ-ṡamarāti rizqal lakum, fa lā taj'alụ lillāhi andādaw wa antum ta'lamụn

Artinya: (Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.

Halaman
1234
Editor: Azis Husein Hasibuan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved