Breaking News:

Ivendo Ajak Pelaku Event dan Pariwisata Bersinergi untuk Kemajuan Sumut

Semua yang terkait dalam industri event dan pariwisata bisa bergabung dalam Ivendo baik itu EO, WO, vendor, talent

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Jajaran pengurus DPD IVENDO Sumut saat berkunjung ke Kantor Tribun Medan, Rabu (17/3/2021). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - DPD Ivendo (Indonesia Event Industry Council) Sumatera Utara mengajak seluruh pelaku industri event dan pariwisata di Sumut untuk bersinergi bagi kemajuan industri event dan pariwisata di Sumut. Kehadiran Ivendo di Sumut ini juga akan menjadi wadah bagi para pelaku industri event untuk menyuarakan aspirasinya. 

DPD Ivendo Sumut sudah terbentuk sejak pertengahan tahun 2020. Hingga kini sudah ada 20 anggota baik badan usaha maupun profesional yang bergabung di DPD Ivendo Sumut. Semua yang terkait dalam industri event dan pariwisata bisa bergabung dalam Ivendo baik itu EO, WO, vendor, talent, dan sebagainya.

"Ivendo hadir bukan untuk mencari keuntungan pribadi tapi membantu pemerintah dalam membuat kebijakan dan standardisasi dalam dunia event. Kita mau mengajak agar mari sama-sama kita bangun industri event di Sumut bisa berstandar internasional," ujar Ketua Umum DPD Ivendo Sumut Gerry Kawengian dalam kunjungan ke Kantor Tribun Medan, Rabu (17/3/2021). 

Baca juga: Kemenparekraf Umumkan Event Olahraga, Musik dan Pameran Sudah Bisa Digelar Kembali

Dalam kunjungan ini, ia didampingi Andy Idaman NDA selaku Divisi Keanggotaan DPD IVENDO Sumut dan Sekretaris DPD Ivendo Sumut Syahrizal. 

Ivendo Sumut juga menjadi partner kerja pemerintah dalam diskusi mengenai kebijakan dan standardisasi di industri ini. Ia memberikan contoh sebelumnya Ivendo sudah terlibat saat penyusunan CHSE dan survey pandemi. Teranyar Ivendo juga diminta melakukan pendampingan terhadap 244 desa wisata dampingan Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif).

"Kita juga mau agar event di Sumatera Utara  punya standarisasi sehingga eventnya lebih berkelas. Kita ingin dunia tahu event di Indonesia bukan hanya di Jakarta atau Bali, tapi Sumatera Utara dan Danau Toba juga bisa. Jadi kita naikkan standar kita apalagi Danau Toba juga sudah menjadi destinasi super prioritas, ini saatnya kita bisa berkarya," katanya. 

Ia mengatakan, selama pandemi Covid-19,  memang industri EO sempat terhenti karena tidak ada event dan banyak keterbatasan. 

"Hanya ada beberapa EO yang tetap menerima job tapi itu pun dalam penyelenggaraan webinar saja. Jadi selama pandemi ini banyak EO juga yang alih bisnis dan melihat peluang baru untuk bisa survive," katanya.

Terkait izin Kapolri untuk menyelenggarakan acara yang mengumpulkan banyak orang kata Gerry, ini juga membawa optimistisme baru bagi pelaku event. Apalagi vaksin juga sudah mulai didistribusikan. Pihaknya berharap Juni semua sudah normal. 

"Selama ini satu tahun kita sangat terbatas karena pandemi. Kita rasa sudah cukup setahun ini industri EO ini lumpuh karena pandemi. Kita mau pelaku industri ini juga bersinergi dan membuat sesuatu bagi Sumatera Utara," kata Syahrizal.

DPD Ivendo Sumut mengajak para pelaku industri event dan pariwisata di Sumatera Utara untuk bergabung dengan Ivendo.

Pemimpin Perusahaan Tribun Medan Setiawan mengatakan, pihaknya menyambut baik kehadiran DPD Ivendo Sumut ini.  Setiawan berharap bisa bekerja sama dengan Ivendo ke depannya. 

"Kita menyambut baik, kami sebagai media yang mempunyai EO juga berharap aktivitas positif kita bisa jadi contoh positif juga. Jadi ketika kita menyuarakan aspirasi, para stakeholder juga bisa mendengar," katanya.

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved