Breaking News:

Longsor dan Pohon Tumbang di Tapteng, Polisi Imbau Pengguna Jalan Gunakan Jalur Berikut

Cuaca buruk menyebabkan longsor dan pohon tumbang di Kabupaten Tapanuli Tengah. Saat ini polisi masih berupaya melakukan pembersihan

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Array A Argus
HO
Petugas kepolisian bersama warga dan pihak terkait membersihkan reruntuhan pohon yang menutup jalan di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapteng, Selasa (16/3/2021) malam. Akibat cuaca buruk, terjadi longsor dan pohon tumbang di Tapteng.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.com,PANDAN-Cuaca buruk yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menyebabkan longsor dan pohon tumbang di sejumlah titik.

Menurut laporan Kasubbag Humas Polres Tapteng AKP Horas Gurning, longsor terjadi di Kecamatan Sitahuis pada Selasa (16/3/2021) sore.

Dia mengatakan, jalan yang biasa dilintasi kendaraan sempat tertutup material longsor.

Baca juga: POS POLISI ROBOH Karena Longsor, Brigadir Andhika Jadi Korban Tertimbun Runtuhan Bangunan

"Setelah peristiwa terjadi, tim gabungan kemudian melakukan pembersihan. Saat ini jalan di lokasi sudah bisa dilalui," kata AKP Horas Gurning, Rabu (17/3/2021).

Horas mengatakan, untuk bencana pohon tumbang, terjadi di delapan titik yang berada di lintasan Jalan Sibolga-Tarutung.

Selanjutnya, titik longsor lain juga terpantau dari Kilometer 5 hingga Kilometer 10 Batu Lubang. 

Baca juga: DETIK-detik Petugas Tangkap Harimau Putih Sinka Zoo yang Lepas saat Terjadi Longsor

Lantaran kondisi jalan sempat tertutup material longsor, pengendara yang datang dari dan atau Sibolga-Tarutung terpaksa memutar arah.

Untuk saat ini, kata Horas, agar arus lalu lintas tidak terganggu, Kasat Lantas Polres Tapteng AKP Nasrul dan Kabag Ops Polres Tapteng AKP Yengki sudah turun ke lokasi melakukan rekayasa lalu lintas. 

Kendaraan yang akan menuju arah Tarutung diminta melintasi Jalan Poriaha-Rampah.

Baca juga: Hampir Satu Bulan Longsor, Pardomuan Andalkan Dana Pribadi dan Swadaya Masyarakat Bangun Bronjong

Sementara kendaraan yang datang dari arah Tarutung juga diminta melintasi Jalan Rampah-Poriaha.

"Hingga saat ini petugas gabungan masih melakukan upaya pembersihan di objek lokasi longsor dan pohon tumbang," kata Horas.

Dari laporan sementara, personel Polres Tapteng yang terjun ke lokasi ada 36 orang dan BPBD 40 orang. 

Untuk memudahkan proses pembersihan, petugas menyiagakan satu alat berat jenis backhoe dan empat mesin chainsaw (gergaji mesin).(jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved