Perhatikan Guru Madrasah, Pemkab Langkat Salurkan Rp 1,2 Miliar ke FKDT Langkat
Pemkot Langkat menyalurkan dana hibah Rp 1,2 miliar kepada FKDT sebagai perhatian kepada organisasi guru madrasah di Langkat.
TRIBUN-MEDAN.com – Kepala Bagian Kesejahteraan Masayrakat (Kabag Kesra) Langkat Syahrizal mengatakan, pihaknya menyalurkan dana hibah sebesar Rp 1,2 miliar kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) cabang Kabupaten Langkat.
Syahrizal menjelaskan, penyaluran tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat kepada organisasi guru Madrasah Diniyah tersebut.
"Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang mengajarkan ilmu agama, sesuai tuntunan Al Quran dan hadist," ujarnya di ruang kerjanya Kantor Bupati Langkat, Stabat, Selasa (16/3/2021).
Selain itu, lanjutnya, para guru merupakan salah satu komponen yang membina dan membentuk karakter generasi bangsa, yang religius.
"Kami terus berupaya mewujudkan Langkat Religius," ungkapnya menerangkan visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, yakni Langkat religius.
Oleh karena itu, lanjut Syahrizal, Pemkab Langkat perlu memberikan perhatian kepada para guru agama. Perhatian ini pun diharapkan semakin memaksimalkan tugas para guru dalam mendidik putra putri Langkat.
Dia juga menjelaskan, semua bantuan hibah dan bantuan sosial (bansos) telah disalurkan Kesra. Penyaluran tersebut juga sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
“Tidak ada anggaran yang fiktif. Semua pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan, dan telah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI setiap tahunnya,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya.
Sementara itu, Ketua FKDT Langkat Misriadi mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Langkat selama ini.
Ia juga menjelaskan, pihaknya menerima Bansos Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 1.289.250.000 untuk 1.719 guru se-Langkat.
"Bansos telah diberikan, satu guru menerima Rp 750.000. Dana disalurkan melalui transfer ke rekening masing-masing guru," ungkap Kepala MDTA Ar Rahman Desa Stabat Lama Kecamatan Wampu tersebut.
Misriadi juga menegaskan, organisasi yang dipimpinnya bersekretariat di Kantor Kemenag Langkat Jalan Diponegoro Nomor 1 Stabat alias kantor dan keberadaannya jelas.
"Saya sangat menyesalkan kalau ada pihak yang mengatakan keberadaan FKDT Langkat fiktif," cetusnya sembari menyatakan siap untuk dipastikan oleh siapapun keberadaan kantornya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan (Kemenag) Langkat Zulpan Effendi juga menjelaskan, kantor FKDT Langkat betul berada di Kantor Kemenag Langkat.
"Ia benar, FKDT ada di Kemenag. Itu salah yang bilang fiktif," tegasnya.
Adapun, forum ini memiliki kepengurusan secara berjenjang dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kantor-kemenag-langkat-jl-diponegoro-no-1-stabat.jpg)