Putusan MK Hasil Pilkada Samosir

Pendukung Vandiko-Martua Mengaku Lega dengan Putusan Mahkamah Konstitusi

Putusan MK dibacakan pada pukul 15.34 WIB oleh Hakim Anwar Usman dan mengetuk palu tiga kali pertanda sidang ditutup.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Royandi Hutasoit
IST / Tribun Medan
Vandiko tengah berada di Akademi Bela Negara Partai Nasdem Jakarta saat sidang keputusan MK pada Kamis (18/3/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, PANGURURAN – Perbincangan hangat seputar sidang putusan Mahkamah Konstitusi soal sengketa Pilkada Samosir berujung pada keputusan MK yang digelar pada hari ini, Kamis (18/3/2021) dan dapat disaksikan publik melalui virtual.

Putusan MK dibacakan pada pukul 15.34 WIB oleh Hakim Anwar Usman dan mengetuk palu tiga kali pertanda sidang ditutup.

Dengan demikian sidang putusan MK terkait sengketa tersebut telah rampung dan permohonan pihak pemohon Rapidin Simbolon tidak diterima MK.

Berjalannya sidang putusan tersebut ternyata membuat hati pendukung harap-harap cemas.

Seorang anggota Tim Sukses Pasangan Vantas dan sekaligus juru bicara Josmar Naibaho mengatakan bahwa dirinya lega saat hakim membacakan putusan MK.

“Begitu putusan dibacakan, diumumkan soal pertimbangan dan di poin pertimbangan itu kita melihat arahnya sudah jelas,” ujar Josmar Naibaho saat dikonfirmasi Tribunmedan.id pada Kamis (18/3/2021).

“Dari awal kita optimis, tetapi apapun ceritanya kita yakin sama Mahkamah Konstitusi akan menyidangkan maslah ini dengan baik dan seadil-adilnya. Itu aja sih,” lanjutnya.

Ia yang tengah berada bersama pasangan Vandiko Gultom - Martua Sitanggang di kawasan Akademi Bela Negara Partai Nasdem di Jakarta saat putusan Sidang MK dibacakan oleh hakim.

“Kami sama dengan Pak Vandiko saat ini di Akademi Bela Negara Partai Nasdem. Soal perasaan dag dig dug, itu pasti. Walaupun kita optimis, harap-harap cemas, itu pasti," sambungnya.

Hal senada juga disampaikan oleh komisioner KPU Kabupaten Samosir Monang Sinaga.

Awalnya pihaknya cemas, walau dalam keyakinannya pihak MK akan membuat keputusan yang seadil-adilnya dalam perkara tersebut.

"Tanggapan kami, sampai saat ini, MK itu mengadili seadil-adilnya dan harapan kami bahwa seluruh warga Samosir harus bisa menerima putusan itu, putusan MK itu demi kemajuan Samosir," sambung Komisioner KPU Kabupaten Samosir Monang Sinaga.

Pihaknya juga senantiasa siap menerima keputusan MK, sebab mereka sadar pihaknya adalah pelaksana Undang-Undang.

"Kami tidak disuruh membuktikan itu karena mereka yang memang harus memberikan bukti atas permohonan atau dugaan mereka," lanjutnya.

"Bagi kami biasa saja, tidak ada masalah. Kita siap akan apapun putusan MK karena kita pelaksana Undang-Undang. Apapun hasilnya kita harus siap menerima keputusan. Utusan kita di KPU RI untuk ikut serta untuk mengikuti sidang putusan MK di Jakarta," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved