Breaking News:

Hujan Deras Melanda Kota Medan, Jalan Hayam Wuruk Tergenang Air hingga Betis

alan Hayam Wuruk, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Petisah tampak terendam air usai hujan deras yang melanda sebagian wilayah Kota Medan

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Juang Naibaho
tribun-medan.com/Rechtin
Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Petisah tampak terendam air usai hujan deras yang melanda sebagian wilayah Kota Medan pada Jumat (19/3/2021) siang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Petisah tampak terendam air usai hujan deras yang melanda sebagian wilayah Kota Medan pada Jumat (19/3/2021) siang.

Sebagian ruas Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Iskandar Muda terendam air setinggi betis orang dewasa.

Amatan tribun-medan.com di lokasi, saluran drainase terlihat penuh dan menumpahkan air ke jalan.

Drainase tersumbat sehingga aliran air tidak mengalir dan membuat saluran drainase penuh dan tidak bisa menampung air.

Baca juga: Tinjau Pengorekan Parit, Begini Cara Wali Kota Medan Bobby Nasution Selesaikan Masalah Banjir

Baca juga: Bobby Nasution Koordinasi dengan BWS, Begini Penjelasan soal Penyebab Banjir di Medan

Beberapa kendaraan yang lewat terlihat memutar balik ke arah Jalan S Parman, sementara kemacetan beberapa kali terjadi karena antrean kendaraan yang melewati rendaman air.

Seorang warga yang melintas, Koto mengatakan ruas Jalan Hayam Wuruk kerap banjir jika intensitas hujan tinggi.

Karena, kata Koto, drainase di Jalan Hayam Wuruk banyak yang tersumbat karena endapan tanah.

"Banyak yang tersumbat drainase nya, jadi air tidak mengalir. Sudah sering lag di sini. Jadi dia sampai masuk ke simpang empat depan itu," ujarnya kepada tribun-medan.com, Jumat (19/3/2021).

Dikatakan Koto, drainase di sebelah kiri menghadap ke Jalan Iskandar Muda penuh sehingga jika hujan air masuk ke jalan. Sementara drainase sebelah kanan mengalirkan air ke sungai.

"Kalau yang sebelah kanan masih mengalir yang sebelah kiri ini sudah tumpat. Mungkin juga karena drainase nya tertutup jadi tidak bisa digali," ungkapnya.

Baca juga: Tim Densus 88 Sempat Disangka Begal saat Amankan Terduga Teroris di Namorambe

Baca juga: TERNYATA Ada 6 Terduga Teroris Ditangkap di Medan, 2 Orang di Tanjungbalai, Ini Kata Kabid Humas

Warga lainnya, Rolan mengatakan hal serupa. Ia mengaku, Jalan Hayam Wuruk sering dilewati orang sehingga membuat pengendara terhambat.

"Ini termasuk jalan yang di dekat kota ya, jadi banyak yang lewat sini. Makanya kalau lagi banjir mau juga macet," katanya.

Rolan berharap Jalan Hayam Wuruk dapat ditinggikan dan program normalisasi drainase yang dilakukan oleh Pemko Medan segera diselesaikan.

"Tolong parit di jalan rumah kami ini dinormalisasi. Karena setiap hujan banjir hadi terganggu," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved