Breaking News:

News Video

Kepling Beberkan Kronologis Penangkapan DL Terduga Teroris di Medan Marelan

Di kediamannya, Halima mengatakan bahwa dirinya sekitar pukul 04.00 WIB, dihubungi pihak Polres Pelabuhan Belawan untuk melakukan penggeledahan.

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN
- Halimah (46) yang merupakan kepala lingkungan XVIII, Kelurahan Terjun, Andansari, Kecamatan Medan Marelan menuturkan kesaksiannya saat petugas densus 88 melakukan penangkapan terhadap terduga teroris di lingkungannya, Jumat (19/3/2021).

Di temui di kediamannya, Halima mengatakan bahwa awalnya dirinya sekitar pukul 04.00 WIB, dihubungi pihak Polres Pelabuhan Belawan untuk melakukan pendampingan penggeledahan.

"Jadi subuh saya dihubungi sama pihak kepolisian, katanya ada mau melakukan penggeledahan. Saya awalnya tidak tahu ada apa," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Jumat (19/3/2021) sore.

Lanjut wanita yang menggunakan kaca mata ini, DL diamankan petugas ABG tidak menggunakan seragam lengkap (berpakaian sipil), sekitar belasan orang.

"Adalah belasan orang. Jumlah pastinya saya tidak begitu tahu persis. Karena saya hanya mendampingi petugas yang melakukan penggeledahan di rumah itu kurang lebih satu jam," ungkapnya.

Masih dikatakan Halimah, DL diamankan petugas berpakaian sipil, saat hendak ke masjid, langsung dipepet oleh petugas.

"Setelah diamankan, petugas melakukan penggeledahan di dalam rumah. Awalnya saya mau mendokumentasikan, namun poto penggeledahan disuruh hapus," ucapnya.

Wanita yang menggunakan baju kaos putih berkerah ini menjelaskan dalam penggeledahan rumah DL, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti.

"Yang saya lihat ya, ada samurai. Lalu ada kayak tabung gitu, hp, baru buku-buku," katanya.

Diduga, DL merupakan salah satu dari delapan orang yang diamankan Densus 88 di Sumatera Utara pada Jumat (19/3/2021) pagi.

Pascadiamankan, kondisi lingkungan XVIII yang merupakan tempat tinggal DL dalam keadaan normal.

Tempat usaha milik DL terlihat masih buka seperti biasanya.

Informasi yang berhasil dihimpun, DL sendiri menyewa di lingkungan XVIII, kurang lebih 10 tahun. DL sebelumnya tinggal di kawasan Bulu Cina.

Pria yang dikenal bermasyarakat ini tak disangka merupakan salah satu terduga dari jaringan teroris yang diamankan pihak Densus 88.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved