Breaking News:

NTU Academy Medan Dikunjungi Dubes Denmark, Bahas Pendidikan dan Ekonomi

NTU Academy Medan sangat berbangga diri, karena dalam waktu berdekatan ini sudah dua Dubes perwakilan negara asing berkunjung ke NTU Academy Medan 

Akhyar / Tribun Medan
Duta Besar (Dubes) Denmark Perwakilan Republik Indonesia (RI), H.E. Lars Bo Larsen (Memakai Jas Hitam) Berdialog Bersama Sekjend Apindo dan juga Managing Director NTU Academy Medan, Laksamana Adiyaksa (Memakai Baju Batik Sebelah Kiri) di NTU Academy Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Medan, Jumat, (19/3/2021). 

Baik itu bagaimana pembangunan yang di Denmark dan bagaiamna bisa terjalin kerjasama antara pemerintahan Denmark di Indonesia. Khususnya Sumatera Utara, Kota Medan dalam membangun ekonomi," ucapnya. 

"Jadi beliau sangat tertarik, ternyata di sumut ini khususnya Medan, banyak sekali potensi-potensi yang digali dan ditindak lanjuti kerjasama," pungkasnya. 

Selanjutnya, salah seorang Mahasiswa Departemen Hukum NTU Academy Medan, Javinson Christnando, megatakan sangat berkesan bisa bertemu Dubes Denmark dan bisa berbicara langsung. Ia juga mengapresiasi besar terhadap Dubes Denmark untuk RI telah mengunjungi NTU Academy Medan

"Jadi saya juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya kepada Dubes Denmark terkait kerja sama dalam bidang ekomomi. Terutama banyak sekali produk-produk Indonesia yang sangat terkenal akan sumber daya alamnya, yang sangat- sangat diperlukan atau sangat sangat diminati oleh orang luar. Terutama masyarakat Eropa," tuturnya kepada Tribun. 

Lanjutnya menyampaikan, bahwasanya ia mempertanyakan tentang kesempatan atau peluang bekerjasama di bidang ekonomi. Terkhusus di bidang ekspor dan import. Kemudian, ia menjelaskan terkait tanggapan Dubes Denmark, bahwasanya kerjasama tersebut dapat dilakukan. 

"Karena mengingat sumber daya manusia dan sumber daya alam, apabila dikembangkan akan menjadi suatu yang unggul bagi kedua negara. Yakni, negara Denmark dan Indonesia di bidang ekonomi dan bisnis. Terutama bekerjasama agrikultur dan juga minyak kelapa sawit," tuturnya. 

Sambungnya mengatakan, alasan mempertanyakan pertanyaan tersebut kepada Dubes Denmark, karena ia merasa sebagai mahasiswa juga harus bisa menjembatani antara bisnis dan edukasi. Ia juga menambahkan, meskipun ia meruoakan mahasiswa jurusan Hukum, tak menutup kemungkinan dan dapat juga untuk belajar bisnis. 

"Oleh karena itu, di bawah naungan Apindo kami juga dapat belajar cara mewujudkan peluang bisnis, agar dapat terealisasikan dengan baik," pungkasnya. (cr22/Tribun-medan.com)

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved