Breaking News:

SADIS, Anak Bacok Kepala Ayahnya Tiga Kali Pakai Parang Karena Masalah Sepele, Korban Kini Kritis

Petugas mengamankan seorang lelaki yang tega membacok ayahnya mengunakan parang. Korban kritis dan tak sadarkan diri

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Array A Argus
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Pertikaian berujung kematian Yaseti Bu'ulolo (37) saat Acara latihan Tarian Maena di Dusun ll Desa Fatodano, Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias, Minggu (14/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Petugas Polsek Idanogawo mengamankan seorang lelaki bernama Mediasa Hura, warga Dusun II, Desa Hililawa’e, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias.

Lelaki berusia 52 tahun itu sebelumnya dengan keji membacok kepala ayahnya tiga kali pakai parang.

Pascakejadian, korban bernama Tali'ta Hura alias Ama Medi (80) mengalami luka parah di bagian kepala dan kritis. 

Baca juga: Selain Jual Senpi, Oknum Polisi Rahmansyah Hasibuan Beli Sabu dan Ineks dari Rekannya Bripka di Nias

Berdasarkan penjelasan Kasubbag Humas Polres Nias Aiptu Yansen Hulu, insiden percobaan pembunuhan ini terjadi pada Rabu (17/3/2021) lalu. 

Mulanya, tersangka Mediasa berangkat dari rumah menuju kebun miliknya dengan membawa parang. 

Mediasa kemudian menderes karet pada lokasi pertama kebunnya.

Setelah itu, Mediasa pindah ke kebun karet di lokasi kedua, dan melanjutkan pekerjaan di lokasi ketiga yang merupakan kebun adinya bernama Limasa Hura.

Baca juga: Dipicu Persoalan Air di Sawah, Petani di Nias Selatan Bacok Adik Kandungnya hingga Tewas

Di ladang milik Limasa Hura, tersangka Mediaasa menanam kopi, pinang, dan nilam.

Saat mengecek lokasi ketiga ini, Mediasa melihat tumbuhan pinang miliknya sudah ditebang rata dengan tanah.

Adapun yang menebang pohon pinang itu tak lain Tali'ta Hura alias Ama Medi, yang merupakan ayah Mediasa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved