Air Terjun Aek Bulu, Keindahan Alam yang Tersembunyi Di Pedalaman Hutan Ekosistem Tapanuli Tengah

Setelah tiba perkampungan Desa Haramonting, Kabupaten Tapanuli Tengah, masih dibutuhkan waktu 4 sampai 5 jam berjalan kaki ke lokasi air terjun. 

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ SATIA
Wisatawan saat berada di Air terjun Aek Bulu 

TRIBUN-MEDAN.com, TAPTENG- Air terjun Aek Bulu Poltak, berada di Barangtoru, Kabupaten Tapanuli Tengah, menyimpan sejuta pesona yang tersembunyi dari balik hutan ekosistem, Senin (22/3/2021).

Untuk sampai ke air terjun Aek Bulu Poltak dibutuhkan waktu delapan jam lebih dengan menggunakan transportasi darat, dari Kota Medan. 

Setelah tiba perkampungan Desa Haramonting, Kabupaten Tapanuli Tengah, masih dibutuhkan waktu 4 sampai 5 jam berjalan kaki ke lokasi air terjun. 

Baca juga: TRIBUN TRAVEL Menikmati Liburan Nuansa Jadul ala Eropa dan Nusantara di Hotel Deli River Omlandia

Jalan terjal, daerah bukit ditambah satwa-satwa liar akan menjadi teman jalan perjalanan ke lokasi.

Karena hal inilah, yang membuat sebagian wisatawan enggan untuk datang melihat indah pemandangan air terjun tersebut.

Air terjun Aek Bulu
Air terjun Aek Bulu (ist)

Seorang wisatawan Kota Medan, Anugerah Ardiansyah mengatakan, air terjun ini, menyimpan pesona alam yang jarang ditemui, karena untuk bisa sampai ke lokasi dilewati dengan jalan terjal. 

 "Hutan ekosistem Batang Toru yang sangat kental nuansa rimbanya menambah eksotisnya air terjun yang diperkirakan memiliki ketinggian 20 sampai 30 meter ini," kata dia.

Ia mengatakan, rasa lelah selama perjalanan akan dibayar lunas dengan panorama yang memanjakan mata.

Akan tetapi, pengunjung hanya bisa menikmati panorama air terjun Aek Bulu Poltak, karena tidak diperkenankan untuk mandi. 

Lantaran, kedalaman diperkirakan mencapai 15 meter membuat pengunjung hanya bisa bersantai dan berswafoto ditemani suara gemuruh air terjun Aek Bulu Poltak. 

Baca juga: Dinda Hauw dan Rey Mbayang Positif Covid-19, Beberapa Kali Telah Lakukan Tes : Doakan Kita Ya

"Pemandangan sangat indah dan sejuk air akan membuat lelah hilang. Tapi sayangnya masih dilarang untuk mandi, lantaran kedalamnya," ungkapnya. 

Walau tidak bisa untuk mandi, Anugerah mengaku puas dengan berkunjung ke tempat wisata tersebut.

Lantaran, pemandangan yang ada bukan hanya air terjun, wisatawan juga bisa melihat keindahan tebing-tebing tinggi di sekitaran air terjun. 

Selain melihat air terjun, jika beruntung dalam perjalanan, kata dia wisatawan bisa bertemu dengan orangutan Tapanuli yang dilindungi. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved