Breaking News:

Pemko Medan Tolak Pengajuan Izin Bangunan Eks Portibi, Masih Tak Sesuai Aturan

Pemko Medan menolak pengajuan izin yang disampaikan pemilik bangunan eks Harian Portibi di Jalan Ahmad Yani VII, Kelurahan Kesawan, Medan Barat

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Satpol PP Medan dengan menggunakan alat berat merobohkan bangunan eks Harian Portibi di Jalan Ahmad Yani VII, Medan, Kamis (4/3/2021). Bangunan yang terletak di kawasan cagar budaya tersebut dirobohkan karena melanggar izin mendirikan bangunan (IMB). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemko Medan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadau Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan menolak pengajuan izin yang disampaikan pemilik bangunan eks Harian Portibi di Jalan Ahmad Yani VII, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat.

Pasalnya, izin yang diajukan masih tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Artinya, pemilik tidak ada niat untuk mengembalikan bentuk bangunan seperti aslinya.

Berdasarkan pengakuan Kabid Perencanaan Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DPMPTSP Kota Medan Jhon Ester Lase mengaku, utusan pemilik bangunan telah mendatangi DPMPTSP, Jumat (19/3/2021) lalu.

Dikatakannya, utusan pemilik bangunan kembali mengajukan berkas permohonan pengajuan izin untuk kedua kalinya.

“Berkas permohonan pengajuan izin sudah masuk, Jumat lalu dan tadi kita telah rapat dengan OPD terkait termasuk di dalamnya tim ahli bangunan dan cagar budaya. Setelah berkas yang diajukan diperiksa, ternyata masih belum lengkap dan pemohon belum mengikuti aturan-aturan yang berlaku di kawasan heritage (cagar budaya),” kata Lase saat dihubungi, Selasa (23/3/2021).

Untuk itu, kata Lase, DPMPTSP akan menyurati pemohon agar melengkapi kekurangan permohonan sesuai aturan, termasuk rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan tim ahli cagar budaya, sehingga pemohon nantinya melengkapi gambar sesuai gambar asli bangunan.

“Besok surat akan kita kirim kepada pemohon,” jelasnya.

Lase berharap agar pemohon dapat melengkapi kekurangan tersebut, sehingga berkas pengajuan izin dapat diproses.

“Sudah dua kali penolakan kita lakukan, sebab pemohon masih saja mengajukan gambar rencana tekhnis bangunan yang tidak sesuai. Seharusnya, gambar rencana tekhnis bangunan yang diajukan penampakan depannya sesuai dengan bentuk bangunan asli,” terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved