Breaking News:

Terinspirasi dari Suku Aborigin, Rani Jambak Ciptakan Lagu Kampanyekan Pelestarian Lingkungan

Keyakinan Rani memutuskan untuk menciptakan lagu yang menceritakan tentang alam dimulai saat ia menyelesaikan tugas akhir S2 di Macquarie University

instagram @ranijambak
Rani Jambak 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manusia dan alam hidup berdampingan dan saling memiliki hubungan timbal balik secara berkelanjutan. Sehingga, ada berbagai cara penyampaian yang dapat dilakukan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Tentu banyak cara dan upaya untuk megaplikasikan rasa cinta terhadap alam. Satu di antaranya dengan mengkampanyekan (campaign) melalui karya musik, seperti musisi perempuan asal Sumatra Utara, Rani Jambak.

Membawa genre world music atau musik dunia dan merilis lagu dengan tema alam menyebabkan dampak positif di kehidupan Rani Jambak. Hal itu ia rasakan dalam perspektif berpikir, kemampuan teknis maupun pengembangan diri (self development).

Keyakinan Rani dalam memutuskan untuk menciptakan lagu yang menceritakan tentang alam dimulai saat ia menyelesaikan tugas akhir kuliah S2 di Macquarie University, Australia. Ia terinspirasi dari salah satu suku Aborigin, penduduk asli Australia.

Baca juga: Wagub Musa Rajekshah Akan Tindak Oknum yang Menyelewengkan Kendaraan Dinas Pemprov Sumut

Di balik karya luar biasa oleh Rani, ia memiliki tokoh inspirasi yang berpengaruh dalam musiknya, yaitu Bjork, seniman perempuan asal islandia yang mampu menerobos stigma industri musik kontemporer bahwa hal itu hanya dapat dilakukan oleh laki-laki.

Hingga akhirnya ia kembali ke tanah air Indonesia dan merilis lagu dengan judul "Nature".

Hal yang ingin disampaikan dalam sebuah lagu, yaitu bagaimana saat kita membuang sampah plastik sembarangan hingga bertumpuk di laut lalu dikonsumsi oleh ikan, maka akan menjadi mikro plastik yang kembali kita konsumsi melalui ikan.

Oleh sebab itu dapat dikatakan ekosistem laut kembali lagi ke kehidupan manusia.

Begitu pula lagu berjudul "The Eyes" yang ingin menyampaikan makna terdalam tentang dualisme mata manusia tidak lebih kejam dari mata peluru yang menancap di tubuh orangutan yang memiliki julukan "Petani Hutan".

"Dari lagu itu aku ingin mempertanyakan tentang empati, sejauh mana empati dalam diri kita, karena pada dasarnya nilai yang paling penting dalam diri manusia adalah empati. Bagaimana kita bisa memposisikan diri kita terhadap orang lain atau orangutan itu sendiri," ujar Rani Jambak, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Berita Foto: Latihan Perdana Ghozhali Siregar Setelah Bergabung dengan Skuat PSMS Medan

Sebuah kisah manusia yang menggambarkan bagaimana pemburuan terhadap orangutan yang sedang di ambang kepunahan, namun membiarkan hal itu terjadi. Oleh sebab itu, ia mengkampanyekan melalui lagu The Eyes, yang dapat ditonton melalui akun Youtube Rani Jambak

Rani juga menceritakan bagaimana kehidupan musik pada masa Pandemi Covid-19 bahwa ia mengaku lebih produktif dalam menghasilkan karya-karya baru. Saat diwawancara oleh Tribun-medan.com, Rani memberi bocoran bahwa ia akan merilis lagu, Senin, 29 Maret 2021 mendatang. (cr9)

Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved