Breaking News:

TRIBUNWIKI

Almaududy Amri, Alumni USU, Berhasil Jadi Diplomat RI di PBB New York,Raih Rekor MURI Doktor Termuda

Ahmad Almaududy Amri berhasil publikasi 5 karya ilmiah di bidang hukum internasional pada berbagai jurnal internasional.

HO
Ahmad Almaududy Amri bersama Istri dan Anak saat lulus dari University of Wollongong, Australia. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Indonesia tak habis pemuda berprestasi yang mengharumkan nama bangsa.

Kali ini prestasi dibawa oleh Ahmad Almaududy Amri, PNS Kementerian Luar Negeri RI yang saat ini bertugas sebagai Diplomat RI pada Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Pada usia 26 tahun, Ahmad Almaududy Amri meraih gelar Doktor/Ph.D (International Law) dari University of Wollongong, Australia dengan disertasi yang berjudul “Maritime Security Challenges in Southeast Asia: Analysis of International and Regional Legal Frameworks”.

Semasa pendidikan Doktoral, Ahmad Almaududy Amri berhasil publikasi 5 karya ilmiah di bidang hukum internasional pada berbagai jurnal internasional.

Baca juga: 16 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Indonesia Hari Ini, Tahap Keenam dan Total 53,5 Juta Dosis

Berkat gesitnya dalam menamatkan pendidikan, pada tanggal 3 Maret 2021, Ahmad Almaududy Amri berhasil mendapatkan Rekor MURI/Penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia atas rekor sebagai “Doktor Ilmu Hukum Internasional Termuda dari Perguruan Tinggi di Australia”.

Singkatnya Dudy menamatkan pendidikan Doktoral di usia 26 tahun, lantaran sejak SD Dudy telah menerima sistem pendidikan yang berbeda pada umumnya.

Mengikuti jejak sang ayah yang merupakan seorang Diplomat, pada kelas 4 SD menjelang kelas 5 SD, Dudy pindah ke India.

Sistem pendidikan India berbeda dengan di Indonesia, dimana untuk jenjang 5 SD disana sudah masuk kategori SMP di Indonesia.

Menghabiskan masa sekolah di Indonesia membawa Dudy terbiasa dengan kedisiplinan sistem belajar para pelajar di India yang hampir seluruh siswa memiliki les tambahan wajib setelah pulang sekolah dan rajin membaca buku.

Setelah menamatkan SMA di India, Dudy kembali ke tanah air untuk menempuh pendidikan di Universitas Sumatera Utara (USU) jurusan Ilmu Hukum, mengikuti jejak Ayahnya yang merupakan alumni USU.

Halaman
1234
Penulis: Kartika Sari
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved