Breaking News:

Pak Wali Kota, Sampah di Sungai Bedera Bikin Nelayan Sengsara dan Tidak Bisa Cari Ikan

Sungai Bedera di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan kondisinya memperihatinkan karena banyak sampah

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN
Nelayan yang sedang menyusun perahu di bawah jembatan yang melintasi Sungai Bederah, Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (24/3/2021). Sungai yang kotor membuat nelayan bertahun-tahun kesulitan mencari nafkah.(TRIBUNMEDAN/RECHTIN) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Masyarakat yang bekerja sebagai nelayan di sekitar Sungai Bederah, Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan sudah bertahun-tahun kesulitan mencari nafkah.

Pasalnya, Sungai Bedera kondisinya dipenuhi sampah.

Airnya berwarna hitam dan banyak tumpukan kayu, sehingga menghambat perahu nelayan saat akan berangkat bekerja.

Karena kondisi ini, warga pun berharap Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan perhatian kepada warga.

Baca juga: Sampah Berbau Busuk Mengular dan Bikin Muntah Akhirnya Dibersihkan Camat Medan Deli

Masyarakat sangat ingin sekali melihat pemimpin Kota Medan datang kesana, untuk sekadar mengecek kondisi terkini Sungai Bedera

"Banyak kali sampah begini, sungainya pun kotor dan hitam pekat seperti ini. Kita jadi susah bawa kapal kalau mau bekerja, karena banyak kali tumpukan sampahnya," kata Fadlan (38), nelayan yang saat ditemui sedang mengurus perahunya di jembatan yang melintasi Sungai Bedera, Kamis (25/3/2021).

Sampah yang terlalu banyak, kata Fadlan, kerap menyangkut di mesin kapal.

Sehingga, kata dia, beberpa menit sekali dia dan nelayan lain harus membersihkan mesin kapal agar bisa terus melaju ke laut. 

Baca juga: Terbukti Korupsi Pengadaan TPA Sampah, Mantan Kadis DKP Karo Divonis 2 Tahun Penjara

"Ya terhambat juga, dikit-dikit nanti nyangkut dia dimesin, terpaksalah turun, cabut dulu sampahnya baru jalan lagi. Gitu-gitu aja terus," katanya.

Fadlan mengatakan, sampah yang menggenangi sungai tersebut tidak pernah habis.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved