Samosir Makin Sering Diguncang Gempa Bumi, Hari Ini Sudah Terjadi 4 Kali, Begini Penjelasan BMKG
Empat kali gempa secara berturut-turut mengguncang kawasan Samosir dalam waktu yang berdekatan.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com, PANGURURAN - Empat kali gempa secara berturut-turut mengguncang kawasan Samosir dalam waktu yang berdekatan.
Terkait hal ini, warga sekitar Samosir Enos Sinaga (37) dan Fernando Silalahi menuturkan bahwa gempa tersebut terasa yang membuatnya terbangun dari tidur.
"Gempa itu terasa, memang tidak terlalu besar. Agak mirip dengan gempa yang sebelumnya. Waktu nonton sambil baring, aku langsung terbangun dan yakinkan bahwa itu gempa. Ada beberapa kali memang," ujar Fernando Silalahi, Kamis (25/3/2021).
Akibat gempa tersebut, ia pun langsung mengamankan diri dan turut merasakan goyangan gempa tersebut walau dalam waktu singkat.
Lebih lanjut, seorang warga Samosir Enos Sinaga juga menyampaikan rasa khawatirnya lantaran terjadinya gempa beberapa kali dalam waktu berdekatan.
"Minggu lalu, hampir setiap hari ya kan. Dan tadi pagi, memang kita lagi tidur pulas. Aku yakin banyak orang tidak sadar kejadian itu, tapi saya masih kerja waktu itu. Ada beberapa kali lah kejadiannya. Terasa memang," sambung Enos Sinaga.
Dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, ada empat kali gempa bumi terjadi di kawasan Samosir pada waktu yang berdekatan.
"Gempabumi dengan Magnitudo: 2.6 SR, pada tanggal 25 Maret 2021 yang terjadi pada pukul 01:21:58 WIB. Lokasi gempa berada pada 2.50 LU,98.80 BT atau 17 kilometer di Tenggara Samosir dengan kedalaman 1 kilometer," ujar pihak BMKG dalam paparan gambar yang diterima Tribunmedan.id pada Kamis (25/3/2021).
Sebelumnya, telah terjadi tiga gempa yang berdekatan dari sisi waktu dan jarak.
"Info gempa dengan Magnitudo 1.8 SR, pada tanggal 25 Maret 2021 pukul 01:20:10 WIB. Lokasi terjadi pada 2.48 LU,98.87 BT atau 19 kilometer Barat Laut Toba Samosir dengan kedalaman 2 kilometer," sambungnya.
Sebelumnya, gempa bumi juga terjadi dengan kedalaman 1 kilometer.
"Info Gempa Magnitudo: 2.2 SR, yang terjadi pada tanggal 25 Maret 2021 pada puk 01:11:57 WIB. Lokasi gempa pada 2.46 LU,98.88 BT atau sejauh 17 km Barat Laut Toba Samosir dengan kedalaman 1 kilometer," sambungnya.
"Info Gempa Magnitido: 1.8 SR, yang terjadi pada tanggal 25 Maret 2021 pukul 01:25:44 WIB. Lokasi gempa pada 2.50 LU,98.86 BT atau sejauh 22 kilometer Barat Laut Toba Samosir dengan kedalaman 3 kilometer," pungkasnya.
Lebih lanjut, Staff Pelayanan Jasa BMKG Medan Resa Idha mengatakan bahwa gempa bumi yang terjadi di Samosir tersebut menjurus pada gempa bumi swarm.
"Gempa bumi Samosir dapat dikatakan menjurus gempa bumi swarm karena gempa yang terjadi sangat banyak tetapi tidak ada gempa bumi utamanya (mainshock) dengan magnitudo yang mencolok. Jika mengamati cluster sebaran epicenter gempa buminya, pusat gempa aktivitasnya sangat lokal dengan kedalaman dangkal," pungkas Resa Ida.
(cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gempa-samosir.jpg)