Breaking News:

Berawal dari Postingan Facebook, Pengedar Narkoba Ditangkap Polres Labuhanbatu

Berawal dari postingan di media sosial (medsos) Facebook, personel Satnarkoba Polres Labuhanbatu berhasil meringkus seorang pengedar narkoba

TRIBUN MEDAN / ist
Polisi melakukan pemeriksaan terhadap tersangka pengedar narkoba yang ditangkapmelalui postingan Facebook, Jumat (26/3/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, LABUHANBATU - Berawal dari postingan di media sosial (medsos) Facebook, personel Satnarkoba Polres Labuhanbatu berhasil meringkus seorang pengedar narkoba, Jumat (26/3/2021).

Kasatnarkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu mengatakan, pihaknya mendapat laporan masyarakat melalui postingan di Group Facebook MASLAB (Masyarakat Labuhanbatu) tentang maraknya peredaran narkoba di Desa Telaga Suka, Desa Sei Merdeka dan Pajak Ikan Labuhan Bilik.

"Menindaklanjuti laporan masyarakat itu, kami melakukan penyelidikan selama dua pekan. Pada Kamis (25/3/2021) kemarin kami berhasil mengungkap seorang pengendara narkoba beserta barang buktinya," ujarnya.

Adapun identitas pengedar yang diamankan petugas yakni Abdul Rawi (33) warga Desa Sei Merdeka Dusun 1 Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.

Dari penangkapan tersangka, petugas amankan barang bukti berupa 18 bungkus klip berisi sabu dengan berat 9,26 gram.

Baca juga: Bams Samson Menangis Bertemu Hotman Paris, Rumah Tangga Hotma Sitompul dan Desiree Tarigan Retak

Baca juga: Usai Ditinjau Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, Pengorekan Parit di Simpang Pos dan Jahe Raya Dikebut

Dua buah kaca pirex, dua buah mancis, satu unit HP dan dompetnya, beserta uang tunai Rp 581 ribu.

Masih dikatakan mantan Kapolsek Kutalimbaru, penyelidikan ini berkat postingan di Group FB MASLAB tentang maraknya peredaran narkoba di Jalan Gajah Mada, Desa Telaga Suka, Desa Sei Merdeka, dan Pajak Ikan Labuhanbilik .

"Keresahan masyarakat dituang melalui postingan FB dan berulang-ulang, sehingga kita lakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan target operasi kita," sebutnya.

Dalam kasus tersebut, tersangka telah diamankan petugas dan masih dilakukan pengembangan di lapangan.

Dari hasil interogasi, tersangka mengakui sudah tiga bulan lebih mengedarkan sabu.

"Sabu ini diperoleh tersangka dari inisial A dan masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui peredaran narkoba silakan menghubungi layanan call centre, WA dan SMS lewat no +6285370367121. Sehingga akan memudahkan penyelidikan ketika informasi diterima secara tertutup dan akan dijaga kerahasiaannya," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved