Breaking News:

CATAT, Tilang Elektronik (e-Tilang) Diterapkan di Sumut Mulai April 2021, Ini Denda dan Hukumannya

Jenderal Sigit Listyo Prabowo baru saja meresmikan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE), di 12 provinsi.

Editor: Abdi Tumanggor
facebook/satlantas polres lombok timur
ILUSTRASI TILANG- Akvitas penindakan yang dilakukan Satlantas Polres Lombok Timur, beberapa waktu lalu. 

Pelanggar yang menerima surat konfirmasi wajib melakukan klarifikasi. Bisa dilakukan dengan dua cara, yakni mendatangi kantor langsung atau online.

TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Sigit Listyo Prabowo baru saja meresmikan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE), di 12 provinsi. 

Tilang elektronik tersebut dioperasikan dengan bantuan kamera pemantau Closed Circuit Television (CCTV) yang ditempatkan di sejumlah titik ruas jalan protokol. 

Nantinya, jika terjadi pelanggaran, pemilik kendaraan akan mendapatkan surat tilang yang dikirim langsung ke alamat yang terdata berdasarkan nomor kendaraan.

Petugas mengidentifikasi data kendaraan menggunakan Electronic Registration & Identification (ERI) sebagai sumber data kendaraan.

Untuk di Sumatera Utara, tilang elektronik ini akan dilaksanakan pada bulan April mendatang. Karena, saat ini Polda Sumut masih mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan alat yang diletakkan pada sejumlah titik. 

"Bulan depan akan dilaksanakan, yakin tahap dua untuk di Sumut tilang elektronik," kata Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Pol Valentino Alfa Tatareda, Jumat (26/3/2021). 

Penempatan CCTV untuk penerapan tilang elektronik atau e-tilang Kendaraan bermotor.(MAULANA MAHARDHIKA)
Penempatan CCTV untuk penerapan tilang elektronik atau e-tilang Kendaraan bermotor.(MAULANA MAHARDHIKA) (Kompas.com/ MAULANA MAHARDHIKA)

Kata dia, Polda Sumut masih mengajukan anggaran pengadaan alat CCTV, dan melakukan pelatihan terhadap petugas yang bertugas memantau proses penilangan elektronik ini. 

"Sedang kami ajukan. Mudah-mudahan bisa cepat terlaksana," jelasnya. 

Adapun sanksi pelanggaran lalu lintas yang terekam oleh kamera Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) masih mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved