Breaking News:

Gunakan Teknologi RDF, Pemkot Medan Ubah Sampah di TPA Terjun Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Medan akan menggunakan teknologi refuse-derived fuel untuk mengolah sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Terjun menjadi energi terbarukan.

DOK. Humas Pemkot Medan
Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi di Kota Medan beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan menggunakan teknologi refuse-derived fuel (RDF) untuk mengolah sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Terjun menjadi energi terbarukan.

Hal ini dikatakan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi di Kota Medan beberapa waktu lalu.

Bobby mengatakan, kebersihan adalah salah satu program prioritas, termasuk soal pengolahan sampah. Oleh karenanya, Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan harus serius mempersiapkan segala sesuatunya.

“Dinas Kebersihan dan Pertamanan harus serius mewujudkan program ini. Dukungan yang telah diberikan pemerintah pusat dalam hal pengolahan sampah harus disambut dengan kesiapan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/3/2021).

Bobby pun meminta pejabatnya mempersiapkan segala sesuatu, termasuk soal pendataan maupun berbagai kebutuhan pelaksanaan program lainnya.

Perlu diketahui, RDF merupakan teknologi pengolahan sampah untuk dimanfaatkan menjadi sumber energi terbarukan pengganti batubara.

Tak hanya sampah kertas, sampah plastik dan organik juga dapat diolah menjadi bahan bakar alternatif ini.

Pada kesempatan ini, Bobby mengatakan pula akan memberdayakan kecamatan agar penanganan kebersihan di Medan lebih luas dan rinci.

Untuk itu, dia menilai, harus ada pengaturan yang jelas dan tegas tentang tupoksi apa saja yang dilakukan kecamatan dalam hal penanganan kebersihan.

“Kita punya 21 kecamatan, 151 kelurahan, 2001 lingkungan. Kecamatan juga punya Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU). Semua itu bisa diberdayakan untuk kebersihan,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Inang Jalaludin Shofihara (CM)
Editor: Mikhael Gewati (CM)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved