Breaking News:

Sempat Anjlok, Harga Karet di Sumut Mulai Membaik, Kini Mencapai Rp 12 Ribu

Ia tak menampik bahwa saat ini banyak petani karet nakal dengan mencampur karet dengan air agar timbangan bertambah berat.

HO / Tribun Medan
Seorang petani Menderes karet di kebun beberapa waktu lalu 

TRIBUN-MEDAN.com - Harga karet alam di Sumatera Utara terus mengalami peningkatan sejak awal tahun 2021 lalu. 

Berdasarkan informasi dari dari Kabid Pengelohan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Annoor Hasibuan mengungkapkan harga Karet alam saat ini mencapai Rp 10 ribu- Rp 12 ribu per kilogram atau naik hingga 100 persen.

Padahal harga karet mengalami anjlok mencapai Rp 3000 per kg sejak tujuh tahun belakangan.

"Ini lagi naik sekarang dari anjloknya kemarin yang sampai Rp 3 ribu. Sekarang ini harga sekitar Rp 10 ribu bahkan ada yang Rp 12 ribu. Tapi ini kualitas juga yang dilihat," ungkap Zulkifli, Jumat (26/3/2021).

Dikatakannya, meroketnya harga karet alam saat ini lantaran pabrik karet di beberapa negara seperti Vietnam tak memproduksi sehingga menjadi tinggi permintaan.

"Beredar informasi bahwa ada perusahaan di Vietnam atau Thailand yang tidak memproduksi lagi sehingga karet kita meningkat," ujarnya.

Adapun penghasil karet di Sumut tersebar di beberapa kabupaten seperti di Asahan, Labuhan Batu, Madina, Tapsel, Deliserdang, maupun Langkat. 

Namun begitu, Zulkifli mengingatkan bahwa petani karet untuk dapat meningkatkan kualitas karet.

Ia tak menampik bahwa saat ini banyak petani karet nakal dengan mencampur karet dengan air agar timbangan bertambah berat.

Terkait harga yang mengalami lonjakan ini, Zulkifli memprediksi akan bertahan dalam waktu setahun ini.

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved