Breaking News:

Parit di Simpang Pos akan Diperlebar dan Lebih Dalam

Dinas Pekerjaan Umum Medan langsung mengorek parit di Simpang Pos, Jalan Jamin Ginting dan Jalan Jahe Raya setelah banjir, Rabu lalu.

tribun-medan.com/Rechtin
Truk menanggakut sedimen yang dikeruk dari parit di Jalan Jahe Raya, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (26/3). 

TRIBUN-MEDAN.com-Dinas Pekerjaan Umum Medan langsung mengorek parit di Simpang Pos, Jalan Jamin Ginting dan Jalan Jahe Raya setelah banjir, Rabu lalu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Zulfansyah Ali Syahputra mengatakan, pihaknya masih terus bekerja mengorek sedimen dan membongkar permukaan yang menutupi parit.

"Berdasarkan instruksi Pak Wali kemarin secepatnya harus bisa selesai," katanya, Jumat (26/3/2021).

Dua alat berat diturunkan untuk mengorek sedimentasi dari dalam parit. Beberapa truk dikerahkan untuk mengangkut sampah dan tanah dari dalam parit.

Camat Medan Tuntungan Topan Ginting mengatakan, beberapa parit yang sudah ditutup warga akhirnya dibongkar.

"Warga sudah setuju untuk dibuka paritnya, sehingga bisa dilakukan pembongkaran supaya alat berat bisa masuk untuk mengorek sedimentasinya," katanya.

Dikatakan Topan, nantinya juga akan dilakukan pelebaran dan pendalaman parit.

Topan mengatakan pihaknya bakal mencari parit-parit lain yang tersumbat dan menjadi penyebab banjir.

"Kami akan terus cek di mana lokasi parit yang tersumbat. Sementara untuk yang di gang-gang kita dari pihak kecamatan akan membantu melakukan normalisasi," pungkasnya.

Warga sekitar Pasar Jahe, Aliah Fira mengaku senang dengan progres kerja yang dilakukan pemerintah sekitar. Karena, kata dia, bentuk permukiman di Pasar Jahe yang menurun menjadikan lokasinya menjadi tempat aliran air saat hujan.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved