Breaking News:

Puluhan Makam Hilang di Deliserdang Akibat Tali Air Tergerus

Pemkab Deliserdang diminta secepatnya memberikan perhatian kondisi area pemakaman tanah wakaf yang ada di dusun I.

Tribun-Medan.com/Indra Gunawan
Tokoh masyarakat Desa Dalu X B, Susilo menunjukkan makam-makam yang sudah hilang akibat tergerus Minggu, (28/3/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Warga Desa Dalu X B Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, meminta agar Pemkab Deliserdang secepatnya memberikan perhatikan dan menindaklanjuti terjadinya pengikisan tanah di tali air yang melintas di area pemakaman tanah wakaf yang ada di desa mereka tepatnya di Dusun I.

Pasalnya, dampak pengikisan tali air membuat puluhan makam yang ada di sekitar lokasi hilang akibat tergerus air.

Meski sudah pernah menjadi pemberitaan media dan dilaporkan kepada Pemkab namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang dilakukan.

"Kurang lebih sampai sekarang ini sudah hampir 50 makam juga yang hilang. Karena terkikis atau tergerus makanya hilang makamnya. Supaya jangan terus bertambah makam yang hilang makanya kita harapkan ada solusi cepat lah dari Pemerintah seperti membuat tembok penahan," ujar Susilo tokoh masyarakat di Desa Dalu X B, Minggu (28/3/2021).

Susilo menyebut makam yang hilang adalah makam-makam lama yang posisinya paling pinggir dekat tali air.

Banyak warga yang merasa sedih karena makam leluhurnya atau keluarganya hilang terbawa arus sungai.

Apalagi saat musim penghujan air pun deras sehingga memperparah kondisi di tali air.

"Dulu kecilnya sungai ini, sekitar 2 meter saja paling lebarnya tapi sekarang makin melebar. Harapannya ada bantuan pemerintah sehingga tidak makin melebar dan membuat makam makam yang lain juga ikut hilang. Tentu kita juga tidak mau kalau makam keluarga kita itu hilang," kata Susilo.

Sementara itu tokoh agama Desa Dalu X B, Buya Mariono menyebut makam-makam yang ada di areal pemakaman ini mulai hilang sejak tahun 2004.

Banjir yang sering meluap membuat lama kelamaan sungai menjadi melebar. Jika dulunya hanya lebar 2 meter kini sudah lebih 4 meter.

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved