Bawang Merah Lokal Asal Samosir dan Tanah Karo Langka di Pusat Pasar Medan

Sampai saat ini, kata Nur belum juga ada pembatasan jatah bawang dari Distributor di Pasar Induk Lau Cih, Padang Bulan Medan.

Penulis: Arjuna Bakkara |
TRIBUN MEDAN / ARJUNA BAKKARA
Pedagang bawang merah di Pasar Induk Lau Cih Jalan Jamin Ginting, Medan, Senin (29/3/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, TARUTUNG – Ketersediaan komoditi bawang merah di dua Pasar besar di Medan saat ini masih normal.

Baik di Pasar Petisah, Mesan Baru, maupun Pasar Induk, belum terjadi kendala untuk memperoleh bawang merah.

Nur (60), pedagang bawang di Pasar Petisah ditemui di Pasar Petisah, Kecamatan Medan Baru, Senin (29/3/2021) Pukul 10.40 WIB, mengatakan, komoditas bawang yang dipasarkan bawang solok dari Padang, Sumatera Barat.

Biasanya pedagang menjual bawang yang didatangkan dari Brebes Pulau Jawa dan bawang gunung atau bawang lokal asal Samosir dan Tanah Karo.

Nur mengatakan untuk saat ini komoditi bawang lokal dari Samosir dan Tanah Karo sedang kosong di pasaran.

Termasuk bawang Brebes, hanya satu truk yang tiba setelah sebulan terakhir tidak dipasarkan pedagang.

Harga bawang Solok yang dijual Nur perkilonya Rp 28.000. Sedangkan bwang lokal (bawang gunung asal Samosir dan Tanan Karo) biasanya dijual Nur seharga Rp 25.000.

Nur mengaku memasok komoditas bawang dari Jalan Jamin Ginting, Pasar Induk, Lau Cih, Padang Bulan, Medan.
Hingga saat ini, kata Nur, belum ada tanda-tanda kenaikan harga bawang.

Sampai saat ini, kata Nur belum juga ada pembatasan jatah bawang dari Distributor di Pasar Induk Lau Cih, Padang Bulan Medan.

"Sepanjang modal kita cukup, bisa beli sebanyak-banyaknya,"kata Nur.

Menurut Nur, harga bawang merah normalnya 20 ribu. Memang, dalam tahun ini harga bawang merah dipasaran tidak pernah lebih dari 30 ribu rupiah perkilonya.

Susi (Mamak Puput) pedagang bawang yang ditemui di Pasar Lau Cih mengemukakan pendapat serupa.

Hingga saat ini dia tidak lagi menjual bawang Brebes dan bawang lokal. Mamak Puput  hanya menjual bawang merah yang didatangkan dari Solok, Padang, Sumatera Barat.

Mak Puput mengaku menjual bawang Solok seharga Rp 28.000 per Kilogram. Sampai saat ini, kata Mamak Puput keteesediaan barang komoditi bawang masih aman dari distributor.

Untuk memperoleh bawang merah, Mamak Puput mengaku tetap leluasa menginginkan jumlah barang, serta masih pada harga wajar dari Distributor.

(Jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved