Breaking News:

TRIBUNWIKI

Dwi Arimbi Lubis Atlet Wushu Taulo, Akan Bertanding dan Wujudkan Impian di PON Papua

Memang, saat ini, ada pelatih yakni Sandry Liong. Tapi, sambungnya, yang bersangkutan tidak fokus di nomor pertandingan dirinya

HO
Dwi Arimbi Lubis atlet Wushu Taulo saat bersepeda di Istana Maimoon 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua merupakan even nasional terakhir yang akan dilakoni oleh atlet Wushu Taulo yang memiliki nama lengkap Dwi Arimbi Lubis. 

"Ini merupakan PON terakhir saya mengingat saya merupakan atlet Taulo yang paling senior. Maka dari itu, saya terus berupaya agar di PON terakhir ini, saya bisa menyumbang emas untuk provinsi Sumut," katanya, Selasa (30/3/2021).

Atlet kelahiran 5 November 1986 ini mengaku meskipun dirinya bisa dibilang sudah berumur dalam kategori atlet, tapi tidak membuat dirinya patah semangat untuk bersaing dengan atlet lainnya terutama atlet provinsi lain saat PON Papua dilaksanakan pada 2 Oktober 2021 yang tinggal beberapa bulan lagi ini.

Baca juga: Nikmati Kesegaran Minuman Unik, Perpaduan Antara Teh Pucuk dan Street Boba, Wajib Dicoba

Maka dari itu, untuk mencapai impiannya, ibu dua anak ini terus mengasah kemampuan dan memerhatikan apa yang dibutuhkan agar bisa berprestasi saat di Papua.

"Saya juga harus memerhatikan gizi, istirahat teratur dan latihan juga harus diperhatikan ritmenya. Jadi semuanya harus sudah diperhatikan.

Karena memang target pribadi saya di PON terakhir ini, harus bawa pulang emas. Dan itu tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan," terangnya.

Istri dari anggota Paskas TNI AU ini harus optimis meskipun ada dua lawan terberat yang harus ia antisipasi dalam perhelatan empat tahun sekali ini.

"Optimis harus, meskipun saya harus berhadapan dengan atlet dari provinsi Jatim dan Jogja. Memang, kalau saya mau bawa pulang emas, harus lebih baik dan lincah lagi gerakannya ketimbang mereka berdua.

Karena mereka sudah sangat berpengalaman ditambah lagi, jauh sebelum PON Papua, mereka sudah menghadirkan pelatih dari China bahkan sampai sekarang," terannya.

Baca juga: Berlumpur-lumpur saat Hendak Pemberkatan, Pasangan Pengantin Ini Ungkap Kisah Dibaliknya

Itulah, sambungnya, yang menjadi kendala dan harus diantisipasi agar dirinya bisa mewujudkan impiannya membawa pulang medali emas di PON terakhirnya ini.

Halaman
1234
Penulis: Sofyan akbar
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved