Breaking News:

Jabatan Eselon II Pemko Binjai Sudah Lama Kosong, Begini Keterangan Plt Sekda

Jabatan eselon II Pemko Binjai sudah lama kosong. Ada enam posisi yang belum terisi hingga saat ini

Tribun Medan / Ari
Para ASN binjai tribun medan.com 

TRIBUN MEDAN.com,MEDAN--Pemerintah Kota Binjai saat ini belum juga melakukan pengajuan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) maupun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), terkait kekosongan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II). 

Adapun jabatan yang kosong, yakni Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Binjai, Dinas Sosial, Badan Kepegawaian Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai, Irwansyah mengatakan, untuk dapat mengisi jabatan eselon dua yang kosong, ada tahap-tahapan harus dilalui oleh Pemkot Binjai.

Baca juga: Binjai Sudah Berstatus Zona Kuning, Satgas Covid19 Tunggu Petunjuk Pemprov Untuk Sekolah Tatap Muka

Di mana, mengirimkan rekomendasi pengajuan terlebih dahulu ke KASN dan Kemendagri. 

"Saat ini belum ada melakukan pengajuan untuk jabatan yang kosong," katanya, saat ditemui di Kantor Balai Kota, Jalan Sudirman, Selasa (30/1/3/2021).

Saat ditanya apakah Pemko Binjai akan melakukan assessment (penilai) untuk mencari pejabat yang berkompeten mengisi jabatan kosong, ia mengaku masih mengikuti aturan terdahulu. 

"Ada tahap-tahapan aturan dalam mengangkat Pejabat Tinggi Pratama," ucapnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Dinas Kesehatan Binjai Sebut Sudah 4.950 Orang Menjalani Vaksinasi

Irwansyah mengatakan, kemungkinan penjaringan pejabat eselon dua ini akan dilakukan setelah Wali Kota Binjai menduduki jabatannya atau definitif.

Di mana, Wali Kota Binjai terpilih sebelumnya meninggal dunia, dan kini wakilnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas. 

Sebab, berdasarkan aturan Kemendagri, kepala daerah tidak boleh melakukan mutasi jabatan pejabatnya, selama enam bulan, terhitung sejak dilantik. 

"Nanti ada mekanisme untuk mengisi jabatan yang kosong. Enam bulan setelah pelantikan wali kota terpilih, baru boleh melakukan pelantikan," ucapnya. 

Baca juga: Pengakuan Pembunuh Ojol di Binjai, Nekat Karena Kecanduan Judi Tembak Ikan di Kampung Tanjung

Untuk saat ini, Irwansyah mengaku, belum ada pejabat yang mendaftarkan dirinya mengikuti lelang jabatan. Lantaran, masih menunggu persetujuan dari KASN dan Kemendagri. 

"Belum ada yang ikut dalam proses ini. Kita masih terikat peraturan," jelasnya.(wen/tribun-medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved