Breaking News:

TRIBUNWIKI

Meriam Puntung, Peninggalan Sejarah Legenda Putri Hijau Yang Sampai Ke Karo

Menurut informasi, sebagian besar meriam tersebut terlontar ke Labuhan Deli dan kini telah disimpan di Istana Maimoon.

TRIBUN MEDAN/ANIL
Juru Kunci Meriam Puntung melakukan pembersihan, di Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Indonesia dan seluruh daerahnya, dikenal memiliki sejarah yang luar biasa.

Tak hanya sejarah perjuangan, namun sejarah kisah dan legendanya juga hingga saat ini masih termasyur di masyarakat.

Untuk di Sumatera Utara sendiri, juga memiliki banyak cerita sejarah hingga menjadi legenda di beberapa daerah.

Salah satu cerita yang menjadi legenda cukup tersohor ialah legenda putri hijau.

Dari cerita ini, sampai saat ini masih dapat dilihat peninggalan sejarahnya yaitu meriam puntung.

Baca juga: PKK Medan Akan Gelar Pameran Tanaman Hias, Ada Pelatihan Pemanfaatan Limbah hingga Taman Mini Kaktus

Selain yang ada di Istana Maimun Medan, penanggalan sejarah ini juga ada di Kabupaten Karo, tepatnya di Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe.

Lokasi ini, berjarak sekitar 20 Kilometer dari kawasan wisata Berastagi.

Dan jika pengunjung datang dari Kota Medan, akses jalannya mulai dari Desa Tongkoh menuju Jalan Barusjahe. Dapat ditempuh sekira 2,5 jam.

Juru Kunci Meriam Puntung melakukan pembersihan, di Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe. 
Juru Kunci Meriam Puntung melakukan pembersihan, di Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe.  (TRIBUN MEDAN/ANIL)

Amatan www.tribun-medan.com, lokasi meriam tersebut terletak di ujung desa, dan dinaungi oleh pepohonan yang ukurannya cukup besar.

Baca juga: JADWAL Siaran Bola Malam Ini, Luksemburg Vs Portugal Live Mola TV, Ronaldo Menuju Rekor Buruk

Saat ini meriam tersebut disimpan di dalam sebuah tempat yang dikelilingi oleh jerjak besi.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved