Breaking News:

Nikmati Kesegaran Minuman Unik, Perpaduan Antara Teh Pucuk dan Street Boba, Wajib Dicoba

Minuman boba atau bubble tea merupakan salah satu jenis minuman dingin dengan topping berupa mutiara tapioka yang kenyal dan manis.

HO
Nikmati minuman unik 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Tren minuman boba kini digemari oleh masyarakat di Indonesia khususnya generasi muda.

Minuman boba atau bubble tea merupakan salah satu jenis minuman dingin dengan topping berupa mutiara tapioka yang kenyal dan manis.

Boba sendiri hadir di Indonesia pada tahun 2001 dengan dibukanya gerai terpopuler asal Taiwan dan kini, boba sudah dijual hampir di seluruh penjuru Indonesia dengan beragam brand yang ada.

Baca juga: ISU NISSA SABYAN Tengah Hamil Besar Anak Ayus Merebak,Keluarga Eks Mertua Ririe Jawab Isu Pernikahan

Banyaknya brand lokal yang terus tumbuh dan berkembang hadirkan berbagai produk dengan kreasi dan inovasi terkini yang mampu menggoyang lidah para penikmatnya.

Teh Pucuk Harum sebagai teh favorit remaja saat ini bersama Street Boba menghadirkan menu varian terbaru hasil kreasi olahan berbahan dasar Teh Pucuk Harum yang dipadukan dengan olahan boba dari Street Boba dengan rasa yang unik dan menyegarkan.

Senior Brand Manager Teh Pucuk Harum, Yustina Amelia, mengatakan, Teh Pucuk Harum secara konsisten mewujudkan komitmennya untuk memajukan industri kuliner di Indonesia salah satunya melalui kolaborasi dengan brand lokal yaitu Street Boba.

“Kali ini kami menghadirkan menu minuman varian terbaru hasil kreasi Teh Pucuk Harum dan Street Boba yang unik dan menyegarkan. Dengan kehadiran menu ini dapat menjadi alternatif varian minuman yang disukai dan diminati oleh masyarakat sambil segerin kebersamaan dimana saja,” jelasnya.

Teh Pucuk Harum x Street Boba menghadirkan dua varian menu kolaborasi yakni Pucuk Uji Sayacha dan Pucuk Uji Miruna.

Kedua varian menu kolaborasi tersebut ternyata memiliki arti yang unik.

Baca juga: Pante Jerman di Deliserdang, Aliran Sungai Hijau dan Bebatuan Yang Mempesona Mata

Pucuk Uji Sayacha, Pucuk yang diambil dari kata Teh Pucuk Harum lalu Uji yang memiliki arti daerah penghasil teh di Negara Jepang, kemudian Saya yang diambil dari bahasa Jepang “Sayaingen” yang artinya Kacang Hijau dan kata Cha dari bahasa Jepang yang memiliki arti Teh.

Halaman
12
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved