Breaking News:

Mantan Anggota DPRD Pasiruddin Daulay yang Terima Uang Suap Ketok Palu Meninggal Dunia

Mantan anggota DPRD Provinsi Sumut periode 2009-2014, Pasiruddin Daulay yang terjerat tindak pidana korupsi uang ketok palu, meninggal dunia

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Terdakwa kasus dugaan suap DPRD Sumut Pasiruddin Daulay saat berjabat tangan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) usai menyerahkan berkas nota pembelaan (pledoi) pada sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (2/5/2019). Pasiruddin Daulay meninggal dunia pada Selasa (30/3/2021) kemarin. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014, Pasiruddin Daulay yang terjerat tindak pidana korupsi uang ketok palu, dikabarkan meninggal dunia.

Kepala Lapas (Kalapas) Tanjunggusta Medan, Erwedi Supriyanto saat dikonfirmasi tribunmedan.com membenarkan kabar meninggal dunia tersebut.

Dikatakannya Pasiruddin meninggal dunia di rumah sakit pada Selasa (30/3/2021) kemarin.

"Iya betul meninggal di rumah sakit setelah dirawat. Almarhum sudah beberapa kali sakit dan dirawat di rumah sakit, karena ada komplikasi beberapa penyakit yang dideritanya. Jadi beberapa kali keluar masuk rumah sakit," katanya, Rabu (31/3/2021).

Arwedi menegaskan kalau Pasiruddin bukan meninggal Covid-19.

"Bukan, kalo Covid-19 pasti sudah diserahkan oleh Satgas Covid-19 dan pemakaman pun standar Covid. Almarhum sudah diserahkan kepada keluarganya," katanya.

Berdasarkan informasi yang ditelusuri tribun medan.com, diketahui bahwa Pasiruddin baru menjalani hukuman selama 2 tahun.

Pasiruddin dinyatakan terbukti meneriman uang ketok palu dan divonis 4 tahun penjara dengan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada tahun 2019 lalu.

Ia terbukti bersalah melanggar Pasal 12 huruf b juncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 dan Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Pasiruddin selama ini ditahan di Lapas Tanjunggusta Medan dan merupakan terpidana kasus uang suap atau uang ketok dari Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho untuk mengesahkan APBD Pemprov Sumut tahun anggaran 2012-2015.

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved