Breaking News:

Wanita Ini Disebut Hakim PN Medan Kejam Karena Adukan Suaminya Berkali-kali

Tidak hanya itu, Arinda pun mengaku pernah dicekik oleh suaminya yang juga merupakan seorang pemakai narkoba.

TRIBUN MEDAN/GITA
Terdakwa dan saksi korban saat sumpah sebelum memberikan keterangan di Pengadilan Negeri Medan 

TRIBUN-MEDAN.com - Sidang perkara dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan terdakwa Dede, berlangsung panas di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Pasalnya, saksi Korban yakni Arinda Jayanti yang merupakan istri Dede, sempat membuat ketua majelis hakim Mery Dona Tiur Pasaribu naik pitam.

Hal tersebut bermula saat Arinda menjelaskan kronologi ia dipukul oleh suaminya Dede.

Dikatakanya, saat itu ayah Arinda yang sudah sejak lama tidak mensetujui hubungan mereka ingin berkunjung ke kediamannya yang ada di Medan. 

Namun Arinda menyuruh suaminya untuk menunggu di kamar saja, hingga pertengkaran antar mereka pun terjadi.

"Dia marah menampar muka saya, satu kali sampai terjatuh," katanya.

Tidak hanya itu, Arinda pun mengaku pernah dicekik oleh suaminya yang juga merupakan seorang pemakai narkoba.

Hakim Mery pun lantas menyuruh terdakwa bersalaman meminta maaf kepada istrinya, namun Arinda pun tampak enggan bersalaman dengan suaminya itu, sehingga hakim pun menegurnya.

"Kalau kayak gitu, nanti dosa di kamu lo, berarti kamu enggak benar-benar ikhlas. Kalau ikhlas begitu ya dimaafin," kata hakim.

Lantas setelah mendengar kesaksian Arinda, hakim pun menanyakan kepada terdakwa yang turut hadir ke persiangan.

Halaman
123
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved