Breaking News:

Kebakaran Hutan di Toba

Kebakaran Hutan di Toba, Belum Ada Petugas Kehutanan Muncul di Lokasi

Tak satu orang pun pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) berada di lokasi kebakaran hutan maupun di tempat masyarakat berkumpul melihat kejadian

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
Petugas berupaya memadamkan api di kawasan hutan Desa Hutagaol Peatalun, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Jumat (2/4/2021) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Sebanyak 9 petugas dari BPBD dan anggota TNI, serta 1 pemandu masih berupaya memadamkan api di kawasan hutan Desa Hutagaol Peatalun, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sabtu (3/4/2021) dini hari.

Kebakaran hutan di kawasan perbukitan itu terjadi pada Jumat (2/4/2021) malam.

Amatan Tribunmedan.id di, tak satu orang pun pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) berada di lokasi kebakaran hutan maupun di tempat masyarakat berkumpul melihat kejadian tersebut.

Padahal, lokasi kebakaran hutan ini merupakan wilayah KPH XIII Doloksanggul.

Baca juga: Beli Ribuan Ayam dari Ahok Tapi Tak Kunjung Dibayar, Haji Ahmad Diadili di PN Medan

Baca juga: Sebelum Ramadan Tiba, Berikut Jadwal Puasa Sunnah Bulan Syaban, Persiapan Diri Sambut Ramadab 2021

Ketidakikutsertaan pihak kehutanan menjadi pertanyaan bagi petugas yang tengah berada di lokasi, secara khusus pihak BPBD yang telah memberikan informasi tersebut.

"Pihak kita telah memberikan informasi kepada KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) XIII Doloksanggul sebab ini masih kawasan mereka. Hingga saat ini, pihak kehutanan tak memperlihatkan batang hidungnya di lokasi ini," ujar Kepala BPBD Kabupaten Toba dr Pontas Batubara saat disambangi di sekitar areal kebakaran.

"Pihak kita yang turun ke lokasi ada 9 orang; 7 orang dari pihak BPBD dan 2 orang. Sementara ada 1 orang warga sekitar yang jadi pemandu ke atas," sambungnya.

Ia menyampaikan bahwa proses pemadaman api dimulai sekitar pukul 20.00 setelah pihak BPBD mendapatkan informasi bahwa telah terjadi kebakaran hutan sekitar pukul 19.00 WIB.

"Begitu mengetahui kejadian kebakaran, kita langsung bergegas menuju lokasi. Dari kawasan perkampungan menuju lokasi kebakaran sekitar 1 jam, terus jalannya mendaki ke atas," sambungnya.

Baca juga: Pengakuan Epan (30), Suami Bobo Bareng Cewek Karaoke, Nggak Sabar Nunggu Istri Selesai Haid: Lama!

Baca juga: Jokowi Gembar-gembor BBM Satu Harga, TERNYATA di Sumut Harga BBM Naik Mulai 1 April 2021

Dari kawasan perkampungan, terlihat sejumlah petugas mengunakan penerang untuk mendaki lokasi kebakaran yang berada pada ketinggian 800 meter.

"Lokasinya itu penuh dengan bebatuan dan terjal. Petugas kita kesulitan dan lokasi kebakaran itu kan menyebar sehingga petugas berbagi menjadi tiga regu dengan tetap memperhatikan arah angin," lanjutnya.

Setelah tiga jam, kawasan seluas 3 hektar yang terbakar dapat dijinakkan dengan menggunakan alat seadanya.

"Proses pemadaman hanya menggunakan pemukul api. Pompa gendong tidak kita gunakan karena kawasan terjal," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved