Breaking News:

KPPU Pastikan Stok Daging Ayam Aman, Pedagang Cari Pasokan hingga ke Aceh

Saat disinggung perkiraan harga daging jelang Ramadan, Ramli belum bisa memprediksi peningkatan harga.

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
Pedagang saat memotong daging ayam di Pusat Pasar Medan, Sabtu (3/4/2021). Sejak sepekan terakhir harga daging ayam meroket hingga Rp 26 ribu per kg lantaran stok di Kota Medan mulai menipis.(TRIBUN MEDAN/KARTIKA) 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Harga daging ayam mengalami kenaikan signifikan. Pada Sabtu (3/4) harga daging ayam sudah di level Rp 26 ribu-Rp 27 ribu per kg, padahal sebelumnya masih Rp 20 ribu per kg.

Terkait naiknya harga ini diduga dipicu adanya kelangkaan stok daging ayam di pasaran. Saat dikonfirmasi kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Sumut, Ramli Simanjuntak mengungkapkan belum ada indikasi kelangkaan stok daging ayam.

"Kalau kami cek tidak ada kelangkaan. Minggu ini kita ada rencana mengumpulkan distributor jadi akan saya tanya apa yang menyebabkan adanya kenaikan, kita akan pastikan. Kalau mereka mengatakan ada kenaikan, nanti akan saya pastikan. Tapi kalau mereka bermain dengan pasokan siap-siap berhadapan dengan kita," lanjutnya.

Saat disinggung perkiraan harga daging jelang Ramadan, Ramli belum bisa memprediksi peningkatan harga.

"Kita belum bisa prediksi tapi kita pastikan pasokan itu ada. Pasti kita akan kita cek, masyarakat juga tidak perlu panik dan jika ada kendala pasokan akan segera kita panggil para distributor," ucapnya.

Selain KPPU, Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sumut, Barita Sihite mengungkapkan kenaikan harga ini jadi diperkirakan lantaran masih tinggi harga pakan ayam.

"Ini pasti ada pengaruh dengan jelang Ramadan dan kemarin kami dapat info pungkil kedelai yang harganya masih kategori tinggi walau pun stoknya ada. Ini saling berkaitan satu sama lain dia. Tapi hari Senin nanti akan kita pastikan," pungkasnya.

Regar, pemilik rumah potong ayam di Pusat Pasar Medan mengungkapkan bahwa harga daging ayam pada Senin (29/3) masih Rp 23 ribu per kg.

Regar mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini lantaran stok yang sudah mulai menipis di Kota Medan.
"Harga naik 30 persen sejak Jumat karena stok sudah menipis. Ini terus bakal menaik ini pas mau Ramadan," ungkap Regar.

Lanjutnya, untuk meminimalisir kelangkaan ini, Regar mengambil pasokan hingga ke Aceh lantaran ayam di Medan belum siap untuk dijual.

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved