Breaking News:

News Video

Vihara Maitreya Batasi Kuota Acara Pelimpahan Jasa Pahala, Hanya 30 Orang

Maha Vihara Maitreya membatasi warga Tionghoa untuk mengikuti acara Pelimpahan Jasa Pahala.

Laporan Wartawan Tribun-Medan/Goklas Wisely

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Maha Vihara Maitreya membatasi warga Tionghoa untuk mengikuti acara Pelimpahan Jasa Pahala. Hal itu dilakukan demi mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan oleh pengurus Vihara Maitreya Dicky saat diwawancara di Jl. Cemara Asri Boulevard Raya, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Acara Pelimpahan Jasa Pahala ini biasanya memang digelar di masa upacara Ceng Beng. Untuk saat ini kami batasi kuota yang ikut acara itu jadi 30 persen saja. Jadi sekitar 30 orang yang diperbolehkan ikut," kata Dicky, Sabtu (3/4/2021).

Jika di hari biasa tahun sebelumnya, warga Tionghoa yang mengikuti acara Pelimpahan Jasa Pahala ini mencapai ratusan orang.

Dia pun menjelaskan acara Pelimpahan Jasa Pahala itu tahun ini akan lebih diikuti oleh bagian internal Vihara Maitreya.

Acara Pelimpahan Jasa Pahala untuk tahun ini pun tidak terbuka untuk umum. Hal itu guna mencegah kerumunan di masa pandemi Covid-19.

Biasanya ritual acara tesebut memanjatkan doa atau sembahyang kepada para leluhur atau keluarga yang sudah meninggal dunia.

Dalam rangkaian acaranya akan dibagi menjadi tiga sesi, mulai pagi, siang, dan malam. Ritualnya dilakukan doa dari pihak internal untuk para leluhur ataupun almarhum yang mau dilimpahkan jasanya.

"Nanti warga Tionghoa yang datang itu menuliskan nama almarhum yang mau didoakan. Kemudian kita bacakan saat sembahyang," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Maha Vihara Maitreya menghimbau warga Tionghoa agar menggelar upacara Ceng Beng di rumah masing - masing.

"Himbauan kami masyarakat umat Buddha sembahyang di rumah. Tetapi kita tidak menutup kemungkinan juga orang datang ke kuburan. Tetapi yang perlu diingat harus sesuai protokol kesehatan," sebut Dicky.

Dia menjelaskan pihak Vihara Maitreya telah menghimbau ke umat Buddha jauh - jauh hari soal upacara tersebut.

Misalnya dengan mengingatkan tetap memakai masker, menjaga jarak, dan membersihkan tangan menggunakan sanitizer sesudah dan sepulang dari pemakaman.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Goklas Wisely
Editor: Bobby Silalahi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved