Breaking News:

Dalam Satu Malam, Lima Rumah di Dua Kecamatan yang Ada di Kabupaten Taput Jadi Abu

Dalam satu malam, lima rumah di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Taput ludes terbakar dan rata dengan tanah

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/HO
ILUSTRASI-PETUGAS pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar satu unit grosir di depan stasiun kereta api, Tanjungbalai. 

TRIBUN-MEDAN.com,TARUTUNG--Kasubbag Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Walpon Baringbing menginformasikan adanya tragedi kebakaran di wilayah kerjanya.

Tak tanggung-tanggung, dalam satu malam ada dua kejadian di dua tempat berbeda.

Pertama, kata Walpon, kebakaran berlangsung di Dusun I, Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita.

Di lokasi ini, ada dua rumah yang ludes terbakar rata dengan tanah.

Baca juga: Kisah Siswa SMP Jadi Pemandu Petugas saat Kebakaran Hutan di Toba, Simak Ceritanya

Dua rumah itu milik Daspor Sitompul (80) dan Jappi Sitompul (65).

"Di lokasi pertama ini kebakaran berlangsung pukul 22.00 WIB," kata Walpon, Minggu (4/4/2021).

Saat kejadian, sambung Walpon, diduga api berasal dari rumah Daspor Sitompul.

Malam itu, Daspor meninggalkan rumahnya, karena ada keperluan di rumah anaknya.

Karena saat kejadian angin bertiup kencang, api di rumah Daspor menyambar ke rumah Jappi.

Baca juga: Kepala BPBD Toba Ngeluh tak Pernah Dibantu Dinas Kehutanan saat Tangani Kebakaran Hutan

"Yang mengetahui pertama kali adalah saksi Hot Marudut Sitompul (39). Ketika Hot berbincang-bincang di rumah kepala desa, dia melihat api berkobar di rumah Daspor," kata Walpon.

Meski dua rumah ludes terbakar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Sementara itu, pada Minggu (4/4/2021) dinihari sekira pukul 05.00 WIB, kebakaran terjadi di Jalan Op Lalo Lumbantobing, Kelurahan Hutatoruan VII, Kecamatan Tarutung.

Pada peristiwa kali ini ada tiga rumah yang terbakar.

Baca juga: BREAKING NEWS, Kebakaran Hutan di Toba Seluas 3 Hektar, Tim BPBD Masih Berupaya Padamkan Api

Ketiga rumah itu milik Hendra Tarihoran (39), Hari Matondang (53) dan milik Edi Matondang (45).

Menurut Walpon, api berasal dari rumah Hendra Tarihoran.

"Saat ini tim Inafis sedang melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Dalam kedua peristiwa ini, tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil kita perkirakan Rp 600," pungkas Walpon.(jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved