Breaking News:

Sampah Menumpuk di Sungai Bedera Dibersihkan, Sekarang Warga Minta Pemerintah Selidiki Soal Limbah

Sampah yang menumpuk dan berbau busuk di Sungai Bedera akhirnya dibersihkan petugas. Tapi warga minta pemerintah selidiki sumber limbah

Tribun-Medan.com/Rechtin Hani
Nelayan yang sedang membersihkan sampah dari mesin kapal di bawah jembatan yang melintasi Sungai Bedera, Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (24/3/2021). Sungai yang kotor membuat nelayan bertahun-tahun kesulitan mencari nafkah. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Sampah yang menumpuk dan berbau busuk di Sungai Bedera Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan akhirnya mulai dibersihkan.

Warga bersama pihak kelurahan dan kecamatan melakukan aksi gotong royong, setelah masalah sampah ini menjadi sorotan publik karena menghambat aktivitas nelayan.

Camat Medan Marelan Muhammad Yunus mengatakan, sampah yang menumpuk di sungai bedera ini kebanyakan sampah rumah tangga. 

"Dari hasil pembersihan yang kita lakukan tadi di Sungai Badera, kami melihat sebagian besar sampah yang kami temui merupakan sampah rumah tangga," ujar Yunus, Minggu (4/4/2021).

Baca juga: Wali Kota Medan Bakal Bongkar Semua Bangunan Menyalah di Bantaran Sungai Bedera

Yunus menuturkan, pihaknya akan melakukan normalisasi di sepanjang tepi Sungai Bedera termasuk pembersihan sampah yang mengotori daerah pinggir sungai.

"Sebagai salah satu fokus Wali Kota Medan melakukan normalisasi Sungai Bedera, kami akan melakukan penataan sepanjang pinggiran Sungai Bedera yang melintasi Kecamatan Medan Marelan," katanya.

Mantan Kepala BPBD Medan itu mengatakan, pihaknya juga telah membuat imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di sepanjang aliran Sungai Bedera.

"Kami juga membuat imbauan larangan buang sampah ke sungai, dan mengakomodir masyarakat pinggiran Sungai Bedera agar membuang sampah melalui pelayanan kebersihan," ungkap Yunus.

Yunus menerangkan, untuk dapat membebaskan Sungai Bedera dari sampah, perlunya kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Masalah Sampah Berton-ton di Sungai Bedera Tak Kunjung Selesai, Begini Tanggapan Lurah Terjun

"Pihak kecamatan akan melaksanakan penyuluhan, imbauan penyadaran masyarakat, agar masyarakat sadar akan bahaya sampah. Kegiatan ini juga akan dilakukan secara berkelanjutan, karena kalau tidak continue agak sulit masyarakat dapat sadar untuk dapat buang sampah pada tempatnya," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved