Breaking News:

Ditegur Bobby Nasution, Pembangunan Bronjong di Perumahan Elite Taman Polonia Langsung Dihentikan

Pembangunan bronjong sepanjang kurang lebih 20 meter di Perumahan Taman Polonia, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Medan Polonia sudah 2 minggu dihentikan

Tribun-medan.com/Rechtin
Kondisi bronjong di tepi Sungai Deli, Perumahan Taman Polonia, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Senin (5/4/2021). Pembangunan bronjong sepanjang 20 meter di Perumahan Taman Polonia, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Medan Polonia sudah dua minggu dihentikan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pembangunan bronjong sepanjang kurang lebih 20 meter di Perumahan Taman Polonia, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Medan Polonia sudah dua minggu dihentikan.

Pasalnya, pembangunan ini diadukan warga ke Wali Kota Medan Bobby Nasution yang langsung melihat pembangunan bronjong di lokasi pada 22 Maret 2021 lalu.

Saat meninjau, Bobby Nasution langsung meminta pembagunan untuk dihentikan sementara karena bronjong memakan sempadan atau mengurangi lebar Sungai Deli.

Pantauan tribun-medan.com di lokasi pada Senin (5/4/2021), pembangunan bronjong tampak tidak dilanjutkan sama sekali.

Terlihat seng-seng yang menutupi kawasan bronjong. Serta aspal yang terkeruak akibat bekas longsor.

Beberapa anak-anak di Kelurahan Sei Mati tampak tengah berenang di sungai, dan beberapa warga di seberang Sungai Deli tengah mencuci pakaian.

Baca juga: Kasasi Pembunuh Hakim Jamaluddin Ditolak, Zuraida Hanum Tetap Divonis Hukuman Mati

Baca juga: Bobby Nasution Tak Segan-segan Temui Mahasiswa yang Berdemo di Balai Kota, Sampai Terobos Pagar

Berdasarkan keterangan Satpam Komplek Taman Polonia, Syahril mengatakan pembangunan bronjong dilakukan sekitar satu bulan terkahir. Pembagunan merupakan inisiatif warga Taman Polonia yang dilakukan untuk mencegah longsor.

"Ini dibangun atas inisiatif warga sekitar. Udah ada lah sebulan ini, dibangun. Cuma terlalu ke depan, seharusnya nikung tapi ini dibuatnya lurus buat ngecornya, jadi terlihat semakin kecil sungainya," katanya saat diemui di lokasi, Senin (5/4/2021).

Menurut Syahril, sebenarnya warga tidak mengetahui jika pembangunan bronjong menyalahi aturan.

Hanya saja, hal tersebut dikarenakan miskomunikasi dengan pihak kontraktor yang membangun bronjong.

Halaman
1234
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved