Breaking News:

News Video

Ombudsman Sumut Akan Lakukan Klarifikasi PDAM Tirtanadi Setelah Dapat Keterangan dari Pemprov

Minggu lalu Ombudsman Sumut melakukan pertemuan dengan perwakilan dari pemerintah provinsi (Pemprov) dan sudah mendapatkan beberapa keterangan.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sampai saat ini Ombudsman Sumatera Utara (Sumut) telah menerima 54 laporan pengaduan lonjakan tarif air dari warga.

Minggu lalu Ombudsman Sumut melakukan pertemuan dengan perwakilan dari pemerintah provinsi (Pemprov) dan sudah mendapatkan beberapa keterangan.

"Nanti akan dilanjutkan lagi dengan mengundang pihak PDAM untuk mengklarifikasi hasil keterangan dari pihak Pemprov," ujar Abyadi Siregar, Kepala Ombudsman Sumut, Senin (5/4/2021).

Setelah dilakukan pertemuan dengan PDAM Tirtanadi dan mendapat klarifikasi berdasarkan keterangan Pemprov, nantinya akan diterbitkan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) sebagai solusi dari permasalahan lonjakan tarif air.

Dari hasil pertemuan Ombudsman dengan Dirut PDAM Tirtanadi sebelumnya, Ombudsman telah menyerahkan 52 laporan pengaduan lonjakan tarif air dan meminta pihak PDAM untuk segera mengatasi persoalan tersebut.

Saat ini PDAM Tirtanadi sedang berusaha mencari solusi untuk mengatasi 52 laporan pengaduan warga yang diberikan Ombudsman.

"Ada sebagian warga yang permasalahan tarif airnya sudah selesai, sejauh ini ada 3 atau 4 yang mengirimkan pesan WA untuk mengucapkan terimakasih pada Ombudsman. Mungkin warga yang lain sedang dalam proses pemeriksaan atau verifikasi pencatatan," kata Abyadi.

Sebagian warga sudah mendapat pengurangan jumlah tagihan tarif air dan membayar kepada PDAM Tirtanadi.

M Hasyim Yahya, salah satu warga yang mengalami lonjakan tarif air mengaku, ia sudah mendapat pengurangan tagihan air dari PDAM Tirtanadi.

"Bulan-bulan sebelumnya tagihan air kami paling cuma sekitar Rp 200 ribuan, bulan Maret kami cek lagi tiba-tiba tagihan air kami Rp 12 juta lebih, kan tidak masuk akal. Padahal itu rumah kami yang sudah lama kosong dan rencananya akan kami kontrakkan," ujar M Hasyim.

M Hasyim mengatakan, PDAM Tirtanadi telah memberikan pengurangan tagihan air rumah mereka sebanyak 90 persen setelah melakukan pengajuan keberatan. Mereka hanya diwajibkan membayar tagihan air 10 persen atau sekitar Rp 1.200.000.

(Cr17/tribun-medan.com)

Penulis: Almazmur Siahaan
Editor: heryanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved