Breaking News:

Jangan Jadikan Kemiskinan Penghalang Sukses Masa Depan Anak

Diharapkan kegiatan MPC Charity talkshow ini dapat merangkul banyak pihak dan masyarakat untuk bersama menunjukkan kepedulian

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Leica, siswi Sekolah Dasar (SD) melakukan kegiatan proses belajar mengajar mandiri didampingi orangtua melalui aplikasi media daring di kediamannya, Medan, Senin (20/7/2020). Pemprov Sumut memperpanjang masa proses belajar daring sampai batas waktu yang tidak ditentukan, mengingat penularan wabah Covid-19 masih terjadi. 

TRIBUNMEDAN.ID, MEDAN - Dalam menyikapi semakin meningkatnya jumlah angka anak yang harus putus sekolah dan harus menikah di usia muda seperti yang dilansir dari data KPAI per 17 Februari 2021 dimana KPAI menemukan ada 119 peserta didik yang menikah, baik laki-laki maupun perempuan, yang usianya antara 15 tahun hingga 18 tahun.  Ke semua ini terjadi dikarenakan masalah kesulitan ekonomi di tengah pandemi Covid 19.

Dharmawaty,SS.,C.HT.CPS® selaku Founder Medan Parenting Club merasa prihatin dan berupaya membantu sedikit kesulitan yang dialami anak–anak terutama di daerah dan pinggiran kota, yaitu menggagas kegiatan MPC Charity Talkshow sebagai upaya memperjuangkan masa depan anak anak berpotensi dari keluarga prasejahtera

Diharapkan kegiatan MPC Charity talkshow ini dapat merangkul banyak pihak dan masyarakat untuk bersama menunjukkan kepedulian terhadap masalah pendidikan bagi anak sebagai modal utama yang penting dalam mendukung ketahanan bangsa, perkembangan Indonesia dengan fokus pada upaya meningkatkan kapasitas anak-anak sebagai penerus sekaligus pemimpin bangsa kita yang dapat dibanggakan ke depannya.  

Dalam hal ini MPC mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan bersama berpartisipasi serta berdonasi semampunya. Karena nilai dana yang kita nilai kecil akan menjadi manfaat besar dalam mendukung masa depan anak dan bangsa Negara kita Indonesia.

Dharmawaty sebagai praktisi Clinical Hypnoterapist sekaligus Founder dari Medan Parenting Club (MPC) menyampaikan bahwa dalam kondisi pandemi saat ini tingkat depresi pada anak hingga remaja semakin meningkat, dengan alasan ketidakmampuan mengikuti sistem belajar daring, terbatasnya aktivitas fisik dan ruang gerak anak ditambah anak anak harus dihadapkan kondisi ketidakharmonisan orang tua serta pernyataan tidak mampu dari orang tua membiayai uang sekolah tentunya menjadi beban bagi anak anak saat ini.

Hal ini diharapkan jadi perhatian bagi kita semua untuk hindari terjadinya mental generasi penerus bangsa yang rapuh paska pandemic Covid 19.

Dalam usaha penggalangan dana MPC telah lakukan beberapa kegiatan Talkshow berkala sejak Desember 2020 dengan mengundang banyak aktivis social di Medan sebagai narasumber yang diharapkan membagikan kisah hidup mereka yang nyata dalam program MPC Charity Talkshow mampu membuka wawasan serta pembelajaran positif dan menjadi panutan bagi anak–anak serta remaja untuk bisa jalani kondisi hidup berat mereka sebagai sarana belajar memupuk mental yang tegar dan penuh rasa syukur serta miliki keinginan kuat untuk belajar serta sekolah yang tinggi.

Talkshow ini juga wajib disaksikan para orang tua modern sehingga mampu miliki pola asuh ideal di mana dapat belajar serta menerapkan keteladanan karakter orang tua masa dulu yang dinilai tangguh, berprinsip bijak, serta tidak mengabaikan edukasi moral dan etika luhur dalam mendidik anak anak mereka.

Dan 7 pembicara yang dipilih MPC ke semuanya saat ini terbukti mampu sukses dalam karir serta dapat mengkaryakan diri membantu banyak aspek kegiatan sosial kemanusiaan dan bantuan bagi masyarakat di Kota Medan yaitu Rudy Ng, Dewi Christin, Adi Chandra, Mery Chang, Juliana, Yeeda Lee, Janti Tania

MPC Charity Talkshow

Halaman
12
Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved