Breaking News:

Penyelundupan Narkoba di KNIA

LBH Medan Minta Polisi dan BNN Jangan Cuma Bisa Tangkap Kurir Narkoba Saja, Tapi Juga Bandarnya

Pengungkapan kasus narkoba di Bandara KNIA tak pernah tuntas. Petugas hanya berhenti pada kurirnya saja

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Ismail Lubis, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Medan 

TRIBUN-MEDAN.com,PAKAM--Aparat kepolisian, khususnya Polda Sumut dan badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara diminta jangan cuma tangkap kurirnya saja.

Aparat terkait juga didesak menangkap bandar besar, yang selama ini mengendalikan kurir untuk mengirim sabu lewat Bandara Kualanamu Internationl Airport (KNIA).

Selama ini, baik Polda Sumut maupun BNN cuma bisa menerima pelimpahan tangkapan saja.

Sementara pengembangan kasusnya mandek, dan bandar besarnya tak pernah ditangkap. 

"Yang selama ini diberita itu kan kita lihat hanya kurirnya saja yang ditangkap," kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Ismail Lubis, Selasa (6/4/20210.

Ismail sangat menyayangkan, kenapa Polda Sumut dan BNNP Sumut belum bisa membongkar jaringan yang selama ini kerap berupaya mengirim sabu lewat Bandara KNIA.

Sejak dua bulan terakhir saja, sudah ada setidaknya lebih dari dua kasus yang terungkap di Bandara KNIA.

Namun sayangnya, kasus-kasus tersebut terkesan mandek. 

"Untuk petugas Avsec bandara, tentu kita berharap agar lebih memperketat penjagaan. Sementara untuk Polda Sumut dan BNNP Sumut, harus serius lah mengejar bandar besarnya. Jangan cuma berhenti di kurirnya saja," kata Ismail. 

Dari catatan www.tribun-medan.com, sudah banyak kasus penyelundupan sabu lewat Bandara KNIA yang digagalkan petugas Avsec.

Baca juga: Oknum Polisi yang Jual Senpi dan Beli Sabu Dituntut 5 Tahun Penjara

Halaman
123
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved