Breaking News:

Respons Arahan Bupati Terbit, BPBD Langkat Terus Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Mantul

Selain menerjunkan tim, BPBD Langkat juga dibantu warga sekitar, Basarnas Provsu, serta personil Polri dan TNI.

Penulis: Dwi Nur Hayati (CM) | Editor: Mikhael Gewati (CM)
Dok. Humas Pemkab Langkat
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat melakukan pencarian korban tenggelam (Ramalan Gultom) di Sungai Pantai Mantul, Kecamatan Batang Serangan. 

TRIBUN-MEDAN.com – Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat Iwan Syahri mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pencarian korban tenggelam bernama Ramalan Gultom di Sungai Wisata Pantai Mantul, Kecamatan Batang Serangan.

"Atas instruksi Bupati Langkat, kami masih terus mencari menggunakan perahu karet sampai malam ini,” ujarnya, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Medan, Selasa (6/4/2021).

Selain menerjunkan tim, kata Iwan, pihaknya juga dibantu warga sekitar, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Sumatera Utara (Provsu), serta personil Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Sejak kemarin, kami sudah mencari hingga malam ini. Adapun kendala di lapangan adalah turunnya hujan," ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Langkat Terbit Rencana PA menginstruksikan BPBD Langkat bersama pihak terkait untuk terus mencari hingga korban tenggelam di Sungai Pantai Mantul, Kecamatan Batang Serangan.

Bupati turut menyampaikan rasa prihatin kepada keluarga atas musibah tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat Langkat untuk mendoakan agar evakuasi pencarian berjalan lancar.

Seperti diketahui, sudah dua hari dua malam, jasad korban bernama Ramalan Gultom (44) belum ditemukan sejak tenggelam di Sungai Pantai Mantul, Dusun Sampan Getek, Desa Kwala Musam, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat pada pukul 15.00 WIB, Minggu (4/4/2020).

Ramalan Gultom merupakan salah satu warga Brandan Barat, tepatnya di Jalan Wahidin, Gang Purnawirawan, Desa Brandan Barat, Kecamatan Babalan, Langkat.

Dari keterangan istri korban Tiur Mauli (37) dilokasi, ia bersama suaminya dan anak - anaknya, serta keluarga sedang liburan di pemandian Pantai Mantul.

"Kami di sini untuk liburan, tapi tidak menyangka terjadi musibah ini," ucapnya seraya bersedih.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved