Breaking News:

Didemo Mahasiswa, Tak Satu Pun Anggota DPRD Medan di Kantornya, Pada Kemana yah?

Mereka menuntut agar DPRD Medan mencopot jabatan beberapa kepala dinas yang diduga terindikasi tindak pidana korupsi.

Rechtin / Tribun Medan
Anggota DPRD Medan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi demo yang dilakukan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Medan di depan kantor DPRD Medan hari tidak membuahkan hasil.

Mereka menuntut agar DPRD Medan mencopot jabatan beberapa kepala dinas yang diduga terindikasi tindak pidana korupsi.

"Kami menuntut DPRD Medan agar mencopot jabatan kepala dinas yang diduga korupsi, juga adanya pungli dan bagi-bagi proyek oleh dinas PU dengan DPRD Medan," ujar Alpin, Ketua Biro Kaderisasi PMII Cabang Medan.

Setelah beberapa lama anggota PMII menyampaikan aspirasinya, Nurlela, Humas Protokol DPRD Medan keluar dari kantor DPRD Medan untuk bertemu PMII cabang Medan yang sedang melakukan aksi.

Ia mengatakan, sekitar 50 anggota DPRD Medan hari ini sedang melakukan tugas masing-masing untuk konsultasi dan koordinasi ke luar daerah.

Massa aksi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumut sedang menggoyang pagar Kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Pangeran Diponegoro, Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatra Utara, Selasa (6/4/2021).
Massa aksi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumut sedang menggoyang pagar Kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Pangeran Diponegoro, Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatra Utara, Selasa (6/4/2021). (tribun-medan.com/Goklas Wisely)

"Hari ini saya yang bisa bertemu dengan adik-adik sekalian. Salam dari pimpinan, salam dari seluruh anggota DPRD kota Medan yang hari ini belum bisa bertemu adik-adik langsung karena mereka juga sedang melakukan tugasnya sebagai DPRD kota Medan," ujar Nurlela.

"Jadi sekitar 50 orang sedang melakukan tugasnya masing-masing untuk konsultasi dan koordinasi, mereka dipencar ke beberapa daerah. Ada juga yang mungkin dipanggil oleh partainya," katanya menambahkan.

Ia berjanji akan menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada pimpinan DPRD Medan hari senin dan meminta mahasiswa dari PMII cabang Medan untuk pulang ke rumah.

"Hari senin saya akan bertemu pimpinan, nanti kita sampaikan secepatnya kepada pimpinan kemungkinan hari senin. Jadi apa disposisi pimpinan ke komisi yang terkait, nanti hari selasa saya akan kabari. Kasihan kawan-kawan kamu cewek-cewek itu bawa pulang lah," kata Nurlela.

Sebelumnya terlihat beberapa anggota PMII menendang pagar gedung DPRD Medan beberapa kali. Sampai Nurlela keluar untuk bertemu mereka akhirnya situasi sedikit tenang.

Setelah beberapa lama melakukan aksi di kantor DPRD Medan dan tidak mendapatkan hasil, PMII melanjutkan aksinya ke kantor DPRD Sumut.

(cr17/tribun-medan.com)

Penulis: Almazmur Siahaan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved