Breaking News:

Jelang Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Binjai Gelar Razia dan Temukan 28 Handphone

Turut hadir juga mendampingi pelaksanaan kegiatan razia serentak dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara.

HO / Tribun Medan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Binjai melaksanakan razia seluruh ruangan sel, dalam rangka menyambut Hari Bhakti Permasyarakatan ke- 57 tahun 2021, Selasa (6/4/2021) malam.  

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Binjai melaksanakan razia seluruh ruangan sel, dalam rangka menyambut Hari Bhakti Permasyarakatan ke- 57 tahun 2021, Jalan Gatot Subroto, Selasa (6/4/2021) malam. 

Perihal ini dilakukan, sebagaimana menindaklanjuti Nota Dinas Dirjen PAS nomor PAS.2-PK.02.10.02-143, tentang Deteksi Dini Pencegahan dan Peredaran Narkotika di Lingkungan Lembaga Permasyarakatan.

Kegiatan penggeledahan dipimpin oleh Kalapas Maju Siburian, dengan mengerahkan 70 petugas Lapas Binjai, 10 personil Polsek Binjai Barat. Tim melalukan penggeledahan dan penyisiran seluruh kamar dan ruangan di Lapas Kota Binjai.

Kemudian, petugas juga melakukan penggeledahan terhadap seluruh warga binaan. 

"Sebanyak 21 kamar warga binaan digeledah oleh petugas yang hasilnya tidak ditemukan narkoba dan hasil penggeledahan lainnya yaitu handphone 28 unit handphone, dan senjata tajam 18 buah," kata Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Maju A. Siburian, setelah dikonfirmasi Tribun-medan.com, Rabu (7/4/2021).

Turut hadir juga mendampingi pelaksanaan kegiatan razia serentak dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara.

Maju mengatakan, saat melakukan razia, pihaknya tidak menemukan adanya benda-benda yang mencurigakan, seperti narkotika dari dalam kamar sel. Namun petugas menemukan sejumlah barang berupa handphone, alat tulis, alat cukur dan sajam.

"Kita tidak menemukan adanya barang-barang mencurigakan, apalagi narkotika dari dalam sel," ucapnya. 

Maju kemudian mengapresiasi seluruh petugas yang telah melakukan tugasnya dengan baik, yaitu mengawasi dan melakukan kontrol terhadap setiap barang masuk ke Lapas.

Kemudian, ia berharap petugas dapat meningkatkan pengawasan dan kontrol terhadap seluruh barang yang dimasukkan ke dalam Lapas. 

"Razia ini dilakukan untuk mendeteksi dini barang-barang terlarang seperti handphone, narkotika dan senjata tajam. Sinergi dalam mewujudkan komitmen bersama dalam pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, semoga bisa terus ditingkatkan," jelasnya. 

(Wen/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved