Breaking News:

Kasus HIV/AIDS di Deliserdang Terus Menanjak, JIP Sebut Bisa Picu Kekhawatiran Masyarakat

Jaringan Indonesia Positif (JIP) menyebut angka kasus HIV/AIDS di Deliserdang mengalami kenaikan cukup drastis dan bisa picu keresahan

TRIBUN MEDAN/HO
SUASANA kegiatan pasien HIV/AIDS di Pusat Rehabilitasi Medan Plus beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com,PAKAM--Jaringan Indonesia Positif (JIP) menyebut angka kasus HIV/AIDS di Deliserdang mengalami kenaikan cukup signifikan.

Sampai saat ini saja, tercatat jumlah kasus HIV/AIDS itu sudah berada di angka 2.315 kasus.

Adapun rinciannya, HIV sebanyak 1.487 orang dan AIDS 828 orang, serta meninggal dunia 220 orang.

Baca juga: Rektor UISU Serahkan Naskah Akademik Ranperda Penanggulangan HIV/AIDS

"Kami berharap agar perda penanggulangan HIV/AIDS ini bisa segera ditetapkan dan disahkan,"

"Ini untuk mewujudkan pemuneuhan akses universal terkait pencegahan dan pengobatan bagi masyarakat, khususnya kepada kelompok berisiko tinggi atau yang dikenal dengan istilah populasi kunci," kata Anto, dari JIP.

Dia mengatakan, JIP menyambut baik ketika DPRD Deliserdang membahas masalah rancangan peraturan daerah (Ranperda) soal penanggulangan HIV/AIDS ini.

Baca juga: Meningkatnya Penderita HIV/AIDS di Sumut, Didominasi Tiga Daerah/Kota Ini

Namun begitu, kata Anto, harusnya pembahasan ini tidak berhenti begitu saja.

Setidaknya Ranperda itu bisa disahkan menjadi perda.

"Selain tren yang meningkat, HIV/AIDS ini juga memakan korban tidak sedikit. Itu yang terdata 220 orang, hal ini tentu menciptakan kegelisahan jangka panjang bagi keluarga maupun masyarakat," ujar Antono.

Menanggapi masalah tersebut, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Deliserdang menyambut baik usulan JIP. 

Baca juga: Kasus Bayi Terkena HIV/AIDS Meningkat, Dokter Anak RS Hermina: Banyak Terjadi Saat Proses Melahirkan

"Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS sudah masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2021. Ini masih tahap awal, ada tahapan-tahapan selanjutnya," kata Ketua Bapemperda Zul Amri.

Zul mengatakan, perda tentang pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS akan diusahakan rampung pada bulan Agustus mendatang.

"Jika tak ada kendala, Agustus 2021 sudah bisa disahkan perda tersebut," ucap Zul Amri.(cr23/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved