Breaking News:

PMI Ilegal Ditangkap di Asahan

Komandan Lanal TBA Sebut Bakal Banyak Penyelundupan Selama Ramadan dan Lebaran di Tanjungbalai

Jelang Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriah nanti bakal banyak aksi penyelundupan di perairan Tanjungbalai

TRIBUN MEDAN/ALIF AL QADRI
Danlanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory menyebutkan ada upaya penyelundupan jelang Ramadan dan Idul Fitri, Kamis (7/4/2021).(TRIBUN MEDAN/ALIF AL QADRI) 

TRIBUN-MEDAN.com,KISARAN-Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Asahan, Letkol (P) Robinson Hendrik Etwiory mengatakan jelang Ramdan dan Idul Fitri 1442 Hijriah aksi penyelundupan bakal "menggila" di perairan Tanjungbalai.

Robinson mengatakan, bukan cuma penyelundupan dalam bentuk barang saja, tapi juga manusia dan narkoba. 

"Untuk mengantisipasi adanya tindak penyelundupan itu, tentunya kami akan memperketat pengawasan dan penjagaan," kata Robinson, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Seorang TKI Asal Asahan Tewas di Malaysia, Dadanya Kena Tusuk hingga Bersimbah Darah

Dia mengatakan, pengawasan akan dilakukan mulai dari perbatasan, hingga pelabuhan-pelabuhan kecil.

Sudah menjadi hal lumrah, kata Robinson, para penyelundup itu menggunakan jalur tikus. 

"Tim kami akan menyisir seluruh wilayah laut di wilayah hukum Lanal TBA untuk mengantisipasi penyeludupan," katanya.

Robinson yakin, tahun ini bakal banyak tenaga kerja Indonesia yang pulang dari luar negeri lewat jalur laut secara ilegal.

Baca juga: TKI Ilegal Mengaku Setor Rp 2,5 Juta pada Penyalur, Nekat Terobos Malaysia yang Masih Lockdown

Maka dari itu, dia pun memerintahkan seluruh jajarannya untuk tetap waspada dan siaga. 

"Untuk masalah pekerja migran, kami akan koordinasi dengan imigrasi," katanya.

Menyangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang kini disebut pekerja migran, sebelumnya TNI AL ada mengamankan 37 orang di perairan Asahan.

Rencananya, ke 37 orang itu akan berangkat ke Malaysia.

Baca juga: Pengakuan Nakhoda Kapal, Para TKI Ilegal Diturunkan di Tengah Laut

Mereka diamankan Kamis (8/4/2021) dinihari tadi sekira pukul 03.00 WIB. 

"Para pekerja migran ini diangkut pakai kapal jenis GT 5. Dari 37 yang diamankan, 24 orang pria dewasa, 12 wanita dan satu balita," kata Robinson. 

Selanjutnya, para pekerja migran ini diserahkan ke imigrasi guna diproses lebih lanjut.(cr2/tribun-medan.com

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved